Notification

×

Iklan

Sepasang Kekasih Gagal Curanmor, Diserahkan Warga ke Polsek Percut, Eh Diisukan Mau '86'

Jumat, 26 Agustus 2022 | 13:47 WIB Last Updated 2022-08-26T06:47:04Z

M. Zulfa, pelaku pria yang tertangkap warga usai gagal mencuri sepeda motornya bersama sang kekasih. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Medan kian marak, bahkan pelakunya nekat melakukan di tempat keramaian. Seperti yang terjadi di Jalan Seser, Gg Mulyo, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (12/8/2022).


Ironisnya salah satu pelakunya seorang perempuan yakni, Nurhayati (27) warga Marelan Raya, Pasar I Rel, Lingkungan 7 Medan Labuhan. Wanita yang kerap berpindah alamat tempat tinggal ini melakukan aksi pencurian ini bersama teman prianya bernama, M. Zulfa (28) warga Jalan Tuasan, Kecamatan Medan Tembung.


Menurut informasi diperoleh, kedua pelaku tertangkap tangan oleh masyarakat saat melakukan aksi curanmor di Jalan Seser, Gang Mulyo.


Siang itu kedua pelaku berboncengan naik Mio Soul BK 4469 ACW. Sesampainya di lokasi, kedua pelaku berhenti dan berniat mengambil Honda Supra BK 4917 AAO dari depan parkiran rumah disana.


Pelaku M. Zulfa langsung melakukan aksinya dengan merusak kunci motor menggunakan kunci letter T, sementara teman wanitanya Nurhayati standby menunggu di sepeda motor tak jauh dari lokasi.


Namun saat pelaku berhasil merusak kunci motor korban dan berupaya membawa kabur, aksinya kepergok korban dan warga sekitar. Mereka diteriaki maling.


"Meski diteriaki maling, tapi pelaku pria (M. Zulfa) masih sempat menyorong motor itu. Setelah dikejar warga barulah dijatuhkannya motor korban dan dia lari ke boncengan pelaku wanita yang sudah menunggu di atas motornya nya," ungkap warga dengan sapaan Yudi kepada wartawan.


Mendengar teriakan maling, masyarakat pun langsung ramai mengejar pelaku yang sempat kabur berboncengan. Aksi kejar antara warga dan pelaku pun sempat terjadi. Namun apes bagi kedua pelaku, sekitar 2 Km dari lokasi pencurian keduanya terjatuh dari sepeda motornya hingga berhasil ditangkap.


"Di Jalan Sutomo lah mereka baru berhasil ditangkap warga, itu pun karena mereka jatuh dari motornya," kata warga lagi. 


Warga yang geram akan aksinya tanpa dikomandoi sempat mendaratkan bogeman mentah kepada pelaku M. Zulfa. Sementara pelaku wanita meringis kesakitan karena luka akibat terjatuh ke aspal.


Namun belakangan beredar kabar dari keresahan warga bahwa kedua pelaku akan dibebaskan. Warga yang tak mau namanya dipublish menyebut bahwa keluarga pelaku sudah mempersiapkan uang Rp 10 juta sesuai kesepakatan agar kedua pelaku bisa bebas dari jeratan hukum.


"Iya kabarnya gitu bang soalnya dari keluarga mereka sudah ribut karena pelaku hutang-hutang meminjam uangnya. Kami sih keberatan karena pelakunya diduga sudah sering begitu. Dan suami keduanya saja juga baru ditangkap di Polsek Medan Timur karena kasus penggelapan barang curian, kalau sekarang setau kami dia janda," beber warga lagi.


Kapolsek Percut Seituan, Kompol M. Agustiawan ketika dikonfirmasi, Jumat (26/8/2022), membenarkan perihal diamankannya sepasang pelaku curanmor yang merupakan hasil tangkapan warga dan serahan dari Polsek Medan Timur.


"Oh iya, yang kejar-kejaran itu kan? Iya kedua pelaku masih kita amankan di Polsek Percut Seituan," jawab Kompol Agustiawan.


Ditanya terkait adanya rumor akan dibebaskannya kedua pelaku yang sempat viral ditangkap warga karena melakukan aksi pencurian, Kompol Agus mengaku bahwa kedua pelaku masih ada ditahan di Polsek Percut Seituan. 


"Masih ditahan," tandasnya. (has)