ARN24.NEWS – Pembangunan yang tepat guna dan sasaran harus dilakukan berdasarkan data valid dan perencanaan yang matang. Analisis dan evaluasi data menjadi dasar dan pedoman penilaian kinerja pada kecamatan dan kelurahan.
"Data ini juga akan menjadi dasar menetapkan besaran alokasi anggaran pada kecamatan dan kelurahan," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Muhammad Sofyan mewakili Wali Kota Medan Bobby Nasution saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Propil Kelurahan Kota Medan, di Hotel Grand Kanaya, Selasa (6/12/2022).
Dalam kegiatan yang diikuti Camat dan Kasi Tata Pemerintahan di kecamatan dan kelurahan, serta ASN Bagian Tapem di Setdako Medan ini, Sofyan mengatakan, besaran anggaran yang dialokasikan di wilayah akan berdasarkan karakteristik wilayah.
Jika wilayah tersebut membutuhkan banyak pembangunan berdasarkan karakteristiknya, maka alokasi anggaran yang diterima lebih banyak dari pada wilayah lain.
"Dan untuk menentukan hal ini, data yang valid, analisis data, dan evaluasi data pada aplikasi Profil Desa Kelurahan atau Prodeskel akan menjadi acuan dasarnya," sebutnya.
Metode bimbingan teknis yang berlangsung dua hari ini, selain pemaparan narasumber, juga dilakukan pelatihan input data dan informasi pada aplikasi Prodeskel, serta diskusi dan tanya jawab. (sh)
.jpeg)








