
BRI melakukan aksi transplantasi terumbu karang dalam rangkaian Jambore Nasional yang diikuti oleh 25 perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Semangat menjaga dan mengelola laut secara berkelanjutan yang sejalan dengan fokus Sustainable Development Goals (SDG 14) terus dihidupi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan.
Nilai tersebut tidak hanya tercermin dalam berbagai inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan aktif karyawan dalam berbagai aksi nyata, termasuk upaya pemulihan ekosistem laut di perairan Kepulauan Sabang, Aceh.
Melalui komunitas penyelam internal BRILiaN Dive, yang beranggotakan Insan BRILiaN atau karyawan BRI, BRI melakukan aksi transplantasi terumbu karang dalam rangkaian Jambore Nasional yang diikuti oleh 25 perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia pada Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua BRILiaN Dive Hendi, pejabat daerah Aceh, serta masyarakat setempat.
Regional Chief Executive Officer BRI Medan Novian Supriatno, Rabu (20/5/2026) menegaskan, bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan program TJSL.
Lebih lanjut dikatakannya, pemilihan Sabang sebagai lokasi konservasi tahun ini bersifat strategis, mengingat peran terumbu karang sebagai pondasi utama ekowisata di wilayah Aceh yang terus bangkit pasca sunami dan tantangan bencana alam.
“Di tengah proses pemulihan pascabencana, langkah konservasi seperti ini semakin relevan dalam menjaga daya dukung lingkungan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Novian.
"Terumbu karang yang sehat adalah fondasi bagi pariwisata bahari berkelanjutan. Kami percaya kelestarian ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan warga Aceh,” ujar Novian lagi.
Selain aspek rehabilitasi lingkungan, BRI juga fokus pada aspek edukasi bagi masyarakat lokal. Pada kesempatan yang sama, BRI turut menyerahkan bantuan alat selam berupa masker selam kepada warga setempat.
“Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong literasi bahari sebagai langkah awal untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kekayaan bawah laut mereka sendiri,” tandas Novian. (sh)







