Notification

×

Iklan

Cegah Penyebaran TB, Wali Kota Medan Gencarkan Tracing Jemput Bola

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:28 WIB Last Updated 2026-07-21T16:28:55Z

Wali Kota Medan Rico Waas saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela peninjauan pelaksanaan layanan TB, di RS Adam Malik oleh Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Akhmad Wiyagus. (Foto: Istimewa) 

ARN24.NEWS
– Pemko Medan memperketat penanganan Tuberkulosis (TB) dengan memaksimalkan strategi tracing (pelacakan) secara aktif dengan melakukan jemput bola langsung ke masyarakat. Langkah ini dilakukan guna memutus mata rantai penularan dan mendukung program prioritas penekanan angka TB nasional.


Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Medan Rico Waas di sela peninjauan pelaksanaan layanan TB, di RS Adam Malik oleh Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Akhmad Wiyagus, Selasa (21/7/2026).


Dalam kesempatan itu, Rico Waas menegaskan bahwa penanganan TB tidak bisa lagi dilakukan secara pasif dengan hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Penanganan harus menyasar hingga ke kontak erat atau suspect di sekitar penderita.


​"Artinya kita harus jemput bola. Selain tindakan medis, pemahaman masyarakat tentang bahaya TB juga harus ditingkatkan secara menyeluruh agar warga tidak ragu melaporkan potensi kasus di lingkungan masing-masing," kata Rico Waas.


Sebagai langkah konkret, Rico Waas siap melakukan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk untuk melakukan tracing di 661 titik pelacakan.


Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari perintah Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjalankan program prioritas nasional, khususnya dalam menekan kasus TB serta meninjau kesiapan fasilitas kesehatan di daerah. (sh