ARN24.NEWS – Pembangunan jembatan beton yang menghubungkan Desa Tanjung Beringin dengan Desa Biak Nampe, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Sabtu (4/7/2026), telah rampung 100 persen dan kini siap dimanfaatkan masyarakat. Jembatan tersebut memiliki panjang 12 meter dan lebar 6 meter yang dibangun untuk mendukung kelancaran mobilitas warga serta memperlancar aktivitas perekonomian di wilayah setempat.
Pembangunan jembatan ini merupakan implementasi dari inisiasi dan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat di Kecamatan Munte.
Dalam proses pengerjaannya, personel Koramil 06/Munte Kodim 0205/TK bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan secara gotong royong. Pekerjaan meliputi perkuatan fondasi, pemasangan cetakan beton, pengecoran badan jembatan menggunakan campuran pasir dan batu pecah, serta penyelesaian akhir untuk memastikan jembatan kuat dan aman digunakan.
Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap dalam kondisi baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan, "Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat. Kehadiran jembatan beton di Kecamatan Munte diharapkan dapat mendukung kemajuan wilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."













