
Pembina GRIP Jaya PAC se-Kecamatan Patumbak, Jamsen Tarigan, semasa hidup. Almarhum meninggal dunia di usia 68 tahun dan dimakamkan setelah menjalani prosesi adat Karo. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Kabar duka datang dari keluarga besar GRIP Jaya Kecamatan Patumbak. Pembina GRIP Jaya PAC se-Kecamatan Patumbak, Jamsen Tarigan, meninggal dunia di RSU Sembiring pada Rabu (15/7/2026) siang dalam usia 68 tahun.
Jenazah almarhum kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Patumbak I, Kabupaten Deli Serdang. Sejumlah pelayat dari keluarga, kerabat, masyarakat, serta anggota GRIP Jaya tampak silih berganti datang memberikan penghormatan terakhir.
Pada Kamis (16/7), jenazah dibawa ke jambur milik keluarga untuk menjalani prosesi adat Karo sebelum direncanakan dimakamkan pada Jumat (17/7) sekitar pukul 17.00 WIB.
Semasa hidupnya, Jamsen Tarigan dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat. Di lingkungan organisasi GRIP Jaya, ia dinilai memiliki dedikasi tinggi serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pembina.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Sini Br Sitepu, serta empat orang anak yang terdiri atas dua putri dan dua putra.
Ketua GRIP Jaya PAC Patumbak, Andi Karo Purba, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Jamsen Tarigan.
"Kami dari organisasi GRIP Jaya PAC Patumbak beserta seluruh anggota turut berduka cita dan merasa sangat kehilangan atas berpulangnya Bapak Jamsen Tarigan yang selama ini menjadi pembina kami. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.
Ia juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan tersebut. (EL TRG)








