ARN24.NEWS - Cinta Makmur VC tampil sebagai juara Turnamen Semi Open Putra Jilid III Piala Penry Patartua Nababan, SH, MH, setelah menundukkan Ganes VC Sei Dondong melalui pertandingan dramatis lima set dengan skor 3-2 di Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (4/10).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Cinta Makmur VC sempat berada dalam tekanan setelah Ganes VC Sei Dondong menguasai dua set pertama.
Ganes VC membuka pertandingan dengan kemenangan telak 25-13, kemudian kembali unggul 25-18 pada set kedua.
Namun, Cinta Makmur VC mampu bangkit dan mengubah jalannya pertandingan. Pada set ketiga, tuan rumah menang dramatis 26-24 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum tersebut berlanjut pada set keempat. Cinta Makmur VC kembali menang tipis 25-23 sehingga kedudukan menjadi imbang 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui set kelima.
Pertandingan penentuan berlangsung sengit. Kedua tim saling mengejar perolehan angka hingga akhirnya Cinta Makmur VC mampu mengamankan kemenangan 15-13 sekaligus memastikan gelar juara.
Kemenangan tersebut disambut meriah oleh para pendukung Cinta Makmur VC yang memadati lokasi pertandingan.
Atas keberhasilannya menjadi juara, Cinta Makmur VC menerima trofi dan hadiah pembinaan sebesar Rp5 juta dari Penry Patartua Nababan. Hadiah tersebut bertambah setelah Manager PKS Perkebunan Ajamu Fahmi Yulizar dan Ketua APDESI Labuhanbatu masing-masing memberikan dukungan sebesar Rp1 juta.
Selain hadiah utama, sejumlah tokoh juga memberikan hadiah spontan selama pertandingan berlangsung. Ketua PP Ranting Cinta Makmur Sugiono memberikan Rp1 juta pada set pertama, Ketua APDESI Labuhanbatu Rp500 ribu pada set kedua, dan Kepala Desa Cinta Makmur Ego Wiharno Rp500 ribu pada set ketiga.
Sementara itu, Ganes VC Sei Dondong harus puas sebagai runner-up dan menerima trofi serta hadiah pembinaan Rp3 juta.
Posisi ketiga ditempati Sei Sentosa VC dengan hadiah Rp2 juta, sedangkan Diskar VC berada di peringkat keempat dan memperoleh hadiah Rp1 juta.
Penry Patartua Nababan mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan turnamen tersebut. Menurut dia, pertandingan final menjadi gambaran kerja keras, disiplin, dan semangat para atlet dalam mengembangkan olahraga bola voli di Kabupaten Labuhanbatu.
“Pertandingan final ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, partai puncak ini adalah bukti dari kerja keras, keringat, disiplin, dan latihan panjang yang telah dilalui oleh kedua tim hebat yang berada di lapangan,” ujar Penry.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit pemain bola voli potensial dari Kabupaten Labuhanbatu.
“Semoga melalui ajang seperti ini kita memperoleh bibit pemain tangguh, khususnya dari Kabupaten Labuhanbatu,” katanya.
Penry juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja maksimal sejak awal hingga berakhirnya turnamen.
Ketua Panitia Dian Iskandar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berlangsung hingga selesai.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mempererat persaudaraan dan menumbuhkan sportivitas antaratlet.
“Selamat kepada tim yang berhasil meraih juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah semangat, pengalaman, persahabatan, dan sportivitas yang telah kita bangun bersama,” ujarnya.
Turnamen ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para juara yang disaksikan sejumlah tokoh masyarakat, kepala desa, unsur perusahaan, serta ratusan warga yang memadati lokasi pertandingan. (ril/rfn)













