Notification

×

Iklan

Lapas Kelas I Medan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB Bagi Pegawai dan Warga Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:48 WIB Last Updated 2026-10-09T17:48:04Z

Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis (TB) bagi seluruh Pejabat Manajerial, Pegawai, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). (Foto: Istimewa) 

ARN24.NEWS
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis (TB) bagi seluruh Pejabat Manajerial, Pegawai, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (8/10/2026). 


Kegiatan yang digagas oleh Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, ini dipusatkan di Aula Gedung II Lt. 1 Lapas Kelas I Medan mulai pukul pagi hingga selesai. 


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini bekerja sama dengan pihak medis dari Puskesmas Medan Johor dan Puskesmas Medan Tuntungan. 


Sebanyak 323 orang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan ini, yang terdiri dari 303 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan 20 orang Pegawai Lapas Kelas I Medan.


Sebagai bagian dari langkah deteksi dini dan penanganan TB yang intensif, tim medis juga melakukan pemeriksaan khusus, di mana terdapat 14 orang yang menjalani pemeriksaan dahak Tes Cepat Molekuler (TCM) serta 15 orang yang melakukan pemeriksaan foto rontgen dada.


Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan skrining TB ini ditujukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pegawai dan warga binaan dalam keadaan optimal, sekaligus sebagai langkah preventif serta deteksi dini terhadap penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. 


Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen berkelanjutan Lapas Kelas I Medan dalam memberikan perhatian nyata terhadap kelayakan layanan kesehatan di dalam jajaran organisasi. 


“Melalui kegiatan pemeriksaan berkala ini, Lapas Kelas I Medan terus berupaya membangun lingkungan kerja dan pembinaan yang sehat, kondusif, serta responsif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan dasar,” kata Fonika Affandi. 


“Sebab, mewujudkan pemasyarakatan yang berdampak dimulai dari memastikan kesehatan para petugas yang melayani maupun warga binaan yang dibina secara berkesinambungan,” pungkasnya. (sh)