Pelaku pembacokan terhadap ibu kandungnya sendiri. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS -- Satuan Reserse Kriminal Polres Madina dan Polsek Panyabungan, berhasil mengamankan pelaku penganiayaan yakni pembacokan anak terhadap ibu kandungnya sendiri di Saba Bale Desa Panyabungan Julu Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (21/3/2022). Pelaku ditangkap dalam tempo 2 jam pasca kejadian.
Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul menjelaskan, adapun korban berinisial, LS (60) seorang juru parkir beralamat di Saba Bale Desa Panyabungan Julu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina.
"Sementaara pelakunya yang merupakan anak kandungnya, AG (30) yang pengagguran sudah kami amankan di RTP Polsek Panyabungan," ucap AKBP Reza, Selasa (22/3/2022).
Dikronologiskannya, kejadian itu berawal pada Senin pagi sekira pukul 08.00 saat itu korban dan pelaku sedang duduk di sekitar pondok tempat korban dan pelaku tinggal. Setelah itu, pelaku tiba-tiba marah-marah dan merobek baju serta celana korban lalu mendorong korban yang saat sedang duduk hingga terjatuh ke tanah.
"Dalam keadaan duduk pelaku langsung membacok kepala korban dengan sebilah parang sebayak 2 kali sehingga korban berlari ke arah rumah warga sambil meminta tolong," beber AKBP Reza.
Lalu, sambungnya lagi, namun pelaku kembali mengejar korban sehingga korban terjatuh dan pelaku kembali membacok kepala ibunya itu hingga korban berlari bersembunyi dan mendapatkan pertolongan dari warga kemudian dibawa ke RSUD Panyabungan untuk mendapatkan perawatan medis," tambah AKBP Reza.
Dijelaskannya, usai menerima laporan dari warga bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan di Saba Bale, pihaknya pun merespon cepat dengan berhasil mengamankan pelaku AG hanya dalam tempo 2 jam yang bersembunyi tidak jauh dari rumahnya.
"Dari keterangan korban dan keluarga bahwasanya pelaku ada mengalami gangguan jiwa yang sewaktu-waktu bisa kambuh. Namun kami sedang mendalami kasus ini, kalau memang pelaku tidak sehat (mengalami gangguan jiwa) kami akan tutup kasus ini, kita tunggu hasil pemeriksaan kesehatan oleh dokter ahli," tandas AKBP Reza. (sh)









