Notification

×

Iklan

Iklan

Bambang Usmanto (Eks Pemain PSMS Medan): Berlangsung Ketat Tapi Jerman Menang

Sabtu, 29 Juni 2024 | 15:19 WIB Last Updated 2024-06-29T08:19:23Z
Bambang Usmanto (Mantan Pemain PSMS Medan) 

ARN24.NEWS --
Tim Jerman akan memainkan partai knock  outnya di babak 16 besar, Minggu (30/6/2024) pukul 02.00 WIB, di BVB  Stadium Dortmund melawan tim Denmark. Partai ini mengingatkan kembali pertemuan mereka pada final piala Eropa tahun 1992 di Swedia. Ketika itu Denmark tampil sebagai juara setelah mengalahkan Jerman dengan Score 2-0.

Der Panzer (julukan tim Jerman) di piala Eropa kali ini tampil sebagai juara group A dng mencatat kemenangan 2x dan seri 1x, meraih point 7 dengan gol average 8-2. Sementara tim Dynamit Denmark tampil sebagai runner up Group C dengan mencatat 3x seri dari 3 pertandingannya, meraih point 3 dengan gol average 2-2.

Kalau kita lihat dari gol averagenya kedua tim tentu tim Jerman lebih produktif dalam hal menciptakan gol, namun ini tidak mutlak bisa menjadi ukuran karena harus kita lihat juga siapa lawan2 yang mereka hadapi di fase group.

Kalau kita lihat dari 5 x pertemuan mereka terakhir hasilnya masih berimbang dengan rincian 3x draw dan sama2 pernah menang sekali dan kalah sekali. Kalau menyaksikan penampilan kedua tim selama Piala Euro 2024 ini saya melihat kekuatan tim Jerman sedikit masih lebih baik dari tim Denmark. 
Kekuatan tim Jerman merata di setiap lini, baik di barisan bawah, tengah mau pun depan.

Di bawah mistar masih dihuni oleh penjaga gawang senior Manuel Neuer asal klub Bayern Muenchen. Dibarisan belakang kemungkinan Jonathan Tah tdk main karena terkena akumulasi kartu dan posisinya mungkin akan digantikan oleh Nico Schlotterbeck yang akan didampingi oleh Joshua Kimmich, Antonio Rudiger dan Maximilian.

Di barisan tengah akan dtempati oleh Robert Andrich asal klub Bayer  Leverkusen, pemain senior Toni Kroos asal klub Real Madrid dan akan dibantu oleh pemain senior lainnya Ilkay Gundogan asal klub Barcelona yang rajin membantu ke lapangan tengah.

Di depan akan diisi oleh pemain-pemain muda yang sedang bersinar seperti Florian Wirtz yang sukses mengantarkan timnya Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga dan pemain pertama yang menciptakan gol di piala Euro 2024. 

Kemudian ada Jamal Musiala asal Bayern Muenchen yang saat ini menjadi top score di tim Jerman dan ujung tombak Kai Havertz asal klub Arsenal. Sementara tim Denmark cukup baik di barisan bawah dan tengahnya yang ditempati oleh Kasper Schmeichel sebagai penjaga gawang senior, Joahim Andersen, Andreas Christensen dan Jannick Verstergaard di barisan pertahanan serta Piere Emile, Joakim Maehle dan Victor Christiansen di barisan tengah. 

Namun untuk pemain depannya masih sulit dalam hal menciptakan gol karena mereka hanya mengandalkan pemain seniornya Christian Ericsen yang sudah mengoleksi 1 gol di piala Euro 2024.

Tapi kita tidak boleh memandang enteng kekuatan tim Denmark. Tim ini memang paling sulit ditebak kekuatannya. Kadang kalau ketemu tim yang kita anggap lemah kekuatannya, mereka sulit utk menang, namun kalau ketemu tim yang kuat mereka bisa tampil lebih baik lagi dan dapat memenangkan  pertandingan.

Kita masih ingat di Piala Euro 1992, ketika itu Denmark tidak lolos dari babak kualifikasi namun krn Yugoslavia dikenakan sanksi oleh FIFA akibat konflik di negaranya maka Denmark menggantikan posisi Yugoslavia. 

Dan akhirnya mereka pula yang tampil sebagai juara setelah mengalahkan tim Jerman dengan score 2-0 di eranya Laudrup bersaudara (Brian Laudrup dan Michael Laudrup)  dengan penjaga gawangnya pada masa itu Peter Schmeichel yang tidak lain adalah orang tua kandung dari penjaga gawang Denmark saat ini yaitu Kasper Schmeichel.

Tampil di hadapan publiknya sendiri tentunya akan sangat mempengaruhi kekuatan tim Jerman, apalagi setelah tahun 1996 Jerman tdk pernah lagi tampil sebagai juara Euro. Kali ini tentu mereka akan berusaha meraih impian itu lagi di depan publiknya sendiri.

Diperkirakan pertarungan Minggu dinihari nanti antara pasukan Der Panzer asuhan pelatih Julian Nagelsmann dan tim Dynamit Denmark asuhan pelatih Kasper Hjulmand akan berlangsung menarik, seru dan ketat.

Kemungkinan pertandingan akan berlanjut ke perpanjangan waktu atau pinalty bisa saja terjadi. Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola, apalagi sudah memasuki babak Knockout.

Kalau sampai terjadi drama adu pinalty tentu ini sdh menyangkut ke faktor mental dari masing2 pemain kedua tim yg akan menjadi eksekutor/algojo pinalty. Siapa yang paling siap kemungkinan akan  memenangkan pertandingan tersebut, apalagi kedua tim sama-sama memiliki penjaga gawang yang sudah berpengalaman, baik di pihak Jerman maupun Denmark.

Dari data, penjelasan dan pertimbangan tersebut di atas saya masih menjagokan tim Jerman untuk memenangkan pertandingan di hari Minggu dinihari nanti. Mari sama-sama kita saksikan partai menarik ini. (saze)