Notification

×

Iklan

Iklan

Puluhan Massa Demo Mapolda Sumut Desak Ungkap Kebenaran Kasus Kebakaran Rumah di Tanah Karo

Kamis, 04 Juli 2024 | 15:33 WIB Last Updated 2024-07-04T08:34:50Z

Massa Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu mendesak pengungkapan kebenaran kasus kebakaran rumah wartawan di Tanah Karo, Kamis (4/7/2024). (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu, meminta aparat penegak hukum mengungkap kebenaran kasus kebakaran rumah wartawan di Kabupaten Tanah Karo, Sempurna Pasaribu.


Permintaan itu disampaikan massa dalam unjukrasa di Mapolda Sumut, Kamis (4/7/2024) siang.


"Kami mendesak Kapolda untuk mengungkap kebenaran kasus kebakaran ini secepat mungkin," ujar orator menggunakan pengeras suara.


Dalam aksinya yang mendapat penjagaan puluhan personel Direktorat Samapta Polda Sumut itu, massa juga meminta Kapolda Sumut mencopot Kapolres Tanah Karo.


Selain itu, kepolisian juga didesak menangkap pelaku pembakaran dan aktor intelektualnya, serta menutup semua lokasi perjudian yang berada di Kabupaten Tanah Karo.


Massa menyebut, Sempurna Pasaribu adalah seorang wartawan Tribrata TV yang dikenal gigih dalam melaksanakan tugasnya sebagai jurnalis.


"Sempurna Pasaribu sebelum tewas terbakar, kerap memberitakan soal judi yang marak terjadi di Kabupaten Karo," sebut massa.


Sebelumnya, sebuah rumah wartawan bernama Sempurna Pasaribu (40) di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo terbakar hingga rata dengan tanah, Kamis (27/6/2024) dinihari.


Selain menewaskan Sempurna Pasaribu, juga merenggut nyawa, istrinya Elfrida Br Ginting (48), anaknya, SIP (12) dan cucunya, LS (3).


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan, Selasa (2/7/2024) menyatakan, pihak kepolisian tengah mengungkapkan fakta-fakta atas kebakaran tersebut.


"Proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berjalan. Polisi bekerja tentu berdasarkan fakta-fakta di lapangan, tidak berdasarkan opini atau asumsi. Ingin kita buktikan secara ilmiah dan fakta," ujar Hadi.


Hadi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan 16 saksi lebih untuk dimintai keterangan atas kebakaran tersebut sehingga membuka tabir terkait dengan kebakaran rumah itu.


"Dari keseluruhan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan pihak kepolisian tersebut, akan dibuktikan secara fakta terkait dengan kebakaran tersebut terbakar atau dibakar.


"Polisi bekerja untuk memfaktakan peristiwa kebakaran kita dalami. Apa penyebab kebakaran itu lah, didalami oleh polisi," ujar Hadi. (sh