Notification

×

Iklan

Iklan

Usut Kebakaran Rumah Wartawan di Tanah Karo, Polisi akan Membuktikan Secara Fakta

Selasa, 02 Juli 2024 | 15:47 WIB Last Updated 2024-07-02T08:47:04Z

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi. (Foto: Istimewa

ARN24.NEWS
–Tim gabungan Polda Sumut dan Polres Tanah Karo, masih terus bekerja untuk mengungkapkan penyebab kebakaran rumah wartawan Sempurna Pasaribu (40) hingga menewaskan diri dan keluarganya, di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.


Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan, Selasa (2/7/2024) menyatakan, pihak kepolisian tengah mengungkapkan fakta-fakta atas kebakaran tersebut.


"Proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berjalan. Polisi bekerja tentu berdasarkan fakta-fakta di lapangan, tidak berdasarkan opini atau asumsi. Ingin kita buktikan secara ilmiah dan fakta," ujar Hadi.


Kebakaran ini terjadi pada Kamis dini hari, 27 Juni 2024, sekitar pukul 03.30 WIB. Selain menewaskan Sempurna Pasaribu, juga merenggut nyawa, istrinya Efprida Br Ginting (48), anaknya, SIP (12) dan cucunya, LS (3).


Hadi mengungkapkan, Polda Sumut membackup Polres Tanah Karo dalam proses penyelidikan dan penyidikan kasus kebakaran rumah wartawan tersebut, dengan menurunkan tim Laboratorium Forensik Polda Sumut, Inafis, dan Direktorat Reskrimsus. 


"Hal itu membantu Polres Tanah Karo. Polres Tanah Karo selama ini bekerja dengan baik sesuai dengan SOP," tutur Hadi.


Hadi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan 16 saksi lebih untuk dimintai keterangan atas kebakaran tersebut sehingga membuka tabir terkait dengan kebakaran rumah itu.


"Proses autopsi sudah dilakukan mati karena terbakar. Isu terhadap istrinya hamil, hasil otopsi ternyata mengalami penyakit kista. Hasil autopsi sudah keluar, kita menunggu hasil autopsi keseluruhan Labfor Polda Sumut dan RS Bhayangkara Medan," jelas Hadi.


Dari keseluruhan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan pihak kepolisian tersebut, akan dibuktikan secara fakta terkait dengan kebakaran tersebut terbakar atau dibakar.


"Polisi bekerja untuk memfaktakan peristiwa kebakaran kita dalami. Apa penyebab kebakaran itu lah, didalami oleh polisi," ujar Hadi. (sh