Notification

×

Iklan

Maling Motor Spesialis Rumah Ibadah di Sunggal Ditembak

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:46 WIB Last Updated 2026-01-08T11:46:45Z

Dua pelaku curanmor dipapah setelah ditembak polisi. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), ditembak personel Polsek Medan Sunggal karena melawan ketika ditangkap.


Sedangkan dua tersangka lagi ditangkap tanpa perlawanan. Kasus curanmor itu masih dikembangkan kepolisian.


"Mereka ini sudah beberapa kali beraksi, di antaranya di masjid," kata Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, Kamis (8/1/2026).


Dijelaskannya, empat tersangka ditangkap adalah, Doli Aritonang (21), Tri Rahmadsyah (30), Andi Sanjaya (30) dan Rian Sinaga (20). Mereka memiliki peran berbeda, sebagai eksekutor dan pemantau situasi.


Menurut dia, para tersangka sudah beraksi belasan kali sejak Juli 2025. Mereka dilaporkan dalam kasus curanmor di kawasan masjid dan fasilitas umum.


"Tersangka Andi Sanjaya dan Tri Rahmadsyah terpaksa kita beri tindakan tegas karena melawan berupaya kabur saat ditangkap," ujarnya.


Pada Kamis (4/12/2025), kawanan curanmor ini beraksi di Masjid Ar Ridho, Jalan Medan - Binjai Km 15, Desa SM Diski.


"Tersangka membobol kunci sepeda motor korban yang terparkir,” sebut Bambang Gunanti.


Kawanan ini juga beraksi di tempat lain, di antaranya Masjid Jamik Al-Mutaqin Desa Pujimulio, kawasan Sei Semayang, Desa Muliorejo, hingga parkiran lapangan bola dan pabrik karton di Kecamatan Sunggal.


Awalnya, polisi mengamankan dua tersangka di Jalan Kelambir V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal pada Minggu (4/1/2026).


Dari pengembangan, polisi menangkap dua tersangka lainnya di Jalan Pasar Kecil, Desa Sei Semayang. (sh)