Notification

×

Iklan

Dari Desa untuk Masa Depan, Kades Suparyo Ajak Remaja Bandar Khalipah Jauhi Narkoba

Selasa, 07 April 2026 | 19:38 WIB Last Updated 2026-04-07T12:38:35Z

Pemerintah Desa (Pemdes) Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. (Foto: Istimewa) 

ARN24.NEWS
– Pemerintah Desa (Pemdes) Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang terus menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.


Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada kader anti narkoba yang diikuti sebanyak 30 peserta.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Pencegahan BNNK Deli Serdang, Esdras Idi Alfero Ginting, S.Sos., yang memberikan pemahaman langsung terkait bahaya narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA) serta konsekuensi hukumnya.


Kepala Desa (Kades) Bandar Khalipah, Suparyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi desa bertajuk “Berkobar ACI” (Berantas Narkoba Remaja Aku Cinta Indonesia) yang digagas bersama kader PAAR bidang NAPZA.


“Melalui program ini, kami ingin anak-anak dan remaja di Desa Bandar Khalipah memahami betapa berbahayanya narkoba, sekaligus menjauhi segala bentuk penyalahgunaannya,” kata Suparyo, Selasa (7/4/2026).


Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan sosialisasi, tetapi juga harus dibarengi dengan penyediaan ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang.


Karena itu, pemerintah desa turut membangun koordinasi dengan berbagai kelompok kegiatan masyarakat guna menampung minat dan bakat anak-anak serta remaja.


Berbagai kegiatan pun difasilitasi, mulai dari bidang olahraga seperti sepak bola, pencak silat, badminton, dan tenis meja, hingga bidang kesenian seperti seni hadroh dan volksong religi.


Tak hanya itu, desa juga mendorong kegiatan usaha mandiri melalui pelatihan budidaya ikan air tawar sebagai bekal keterampilan bagi generasi muda.


“Tujuan kami jelas, menjauhkan anak-anak dari kegiatan negatif seperti narkoba, geng motor, maupun tawuran, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk meraih prestasi,” jelas Suparyo.


Dalam mendukung program tersebut, Kelompok Tani Berkah Sehati bersama kader PAAR memberikan pelatihan budidaya ikan lele di kolam terpal kepada anak-anak dan remaja.


Pelatihan yang berlangsung di Jalan Benteng Hilir, Dusun XVII ini meliputi cara pengelolaan air, penebaran bibit, hingga perawatan ikan agar dapat tumbuh optimal tanpa mencemari lingkungan.


Selain itu, penguatan karakter juga dilakukan melalui kegiatan bela diri. Perguruan Pencak Silat ASAD bekerja sama dengan kader PAAR memberikan pelatihan kepada anak-anak di Aula Masjid Baittul Makmur, Desa Bandar Khalipah.


Menurut Suparyo, kegiatan bela diri ini tidak hanya untuk kebugaran, tetapi juga sebagai bekal menjaga diri di tengah situasi keamanan yang dinilai semakin kompleks.


“Melalui berbagai kegiatan ini, kami ingin menyiapkan generasi yang sehat, berprestasi, mandiri, dan memiliki daya saing di era globalisasi,” tutupnya. (sh)