
Lapas Kelas I Medan menerima kunjungan kerja Tim Ombudsman Republik Indonesia dalam rangka monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan publik terpadu. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja Tim Ombudsman Republik Indonesia dalam rangka monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan publik terpadu, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan publik, sistem pengamanan, serta fasilitas pembinaan di lingkungan pemasyarakatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kunjungan tersebut turut melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara. Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Tim Ombudsman RI terlebih dahulu melaksanakan koordinasi dan monitoring di kantor wilayah.
Setibanya di Lapas Kelas I Medan, Tim Ombudsman RI meninjau sejumlah area pelayanan publik yang menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Peninjauan diawali di Ruang Layanan Kunjungan untuk melihat secara langsung alur pelayanan kunjungan keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP), termasuk transparansi dan kemudahan akses layanan.
Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan di Pos Pengamanan Pintu Utama (P2U) guna memantau pelaksanaan sistem keamanan, mulai dari pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung hingga penggunaan mesin pemindai X-Ray sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa kunjungan Tim Ombudsman RI menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Kami menyambut baik kunjungan Tim Ombudsman RI sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kualitas layanan di Lapas Kelas I Medan. Masukan dan rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan agar kami dapat terus menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Fonika.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan sistem pengamanan dan program pembinaan berjalan optimal sesuai dengan prinsip pemasyarakatan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di Lapas Kelas I Medan semakin meningkat serta mampu memberikan kepastian layanan yang prima bagi masyarakat dan warga binaan. (sh)







