![]() |
| Kades Sambirejo Timur Muhammad Arifin memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang puting beliung. (Foto: Istimewa) |
ARN24.NEWS - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu malam (3/6), mengakibatkan rumah milik seorang warga mengalami kerusakan akibat diterjang puting beliung.
Korban diketahui bernama Ismail, warga Dusun V Desa Sambirejo Timur. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.
Informasi mengenai musibah itu segera diterima Kepala Desa Sambirejo Timur, Muhammad Arifin, dari Kepala Dusun V Danang Agustian. Mendapat laporan tersebut, Arifin langsung berkoordinasi dengan Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan untuk melakukan peninjauan ke lokasi.
Tidak lama kemudian, rombongan yang terdiri atas pemerintah desa, aparat keamanan, dan petugas penanggulangan bencana tiba di rumah korban guna melihat kondisi kerusakan sekaligus memberikan bantuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Serma Adi Sugianto, Bhabinkamtibmas Aiptu Suwandi, personel BPBD Deli Serdang, serta sejumlah warga yang ikut membantu proses penanganan pascabencana.
Selain memastikan kondisi korban dan keluarganya, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa beras dan uang tali asih sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak.
"Kami berharap bapak dan keluarga tetap tabah serta sabar menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah yang baik di balik musibah yang terjadi," ujar Arifin saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban.
Usai cuaca kembali kondusif, Pemerintah Desa Sambirejo Timur bergerak cepat melakukan pendataan di seluruh wilayah desa. Melalui koordinasi di grup WhatsApp pemerintah desa, kepala desa meminta seluruh 11 kepala dusun melakukan survei lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya dampak lain akibat cuaca ekstrem tersebut.
Berdasarkan hasil pendataan yang selesai dilakukan pada Kamis dini hari (4/6) sekitar pukul 00.03 WIB, tercatat hanya satu rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung.
Meski demikian, Arifin mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah secara tiba-tiba.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai musibah.
"Kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah desa menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap cobaan yang datang. Dengan saling membantu, dampak bencana dapat ditangani dengan lebih baik," katanya.
Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa, aparat, dan masyarakat tetap terjaga dalam memberikan respons cepat terhadap warga yang membutuhkan bantuan saat tertimpa musibah. (rfn)








