Notification

×

Iklan

Polda Sumut Dalami Kematian Mantan Istri Polisi dan Menantu Pejabat Kepaniteraan PT Medan

Senin, 03 Agustus 2026 | 16:01 WIB Last Updated 2026-08-03T09:01:40Z

Suasana di kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan, Senin (3/8/2026). (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih mendalami penyebab kematian seorang perempuan berinisial L (35), yang merupakan mantan istri seorang personel Polri berinisial Brigadir IH serta menantu seorang pejabat kepaniteraan di Pengadilan Tinggi (PT) Medan berinisial YH.


Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Senin, mengatakan penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan yang dilakukan Polrestabes Medan.


"Masih didalami pihak Polrestabes Medan," ujar Ferry.


Selain penyelidikan penyebab kematian korban, Ferry mengatakan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga tengah mendalami rangkaian peristiwa yang melibatkan Brigadir IH, personel Polsek Medan Sunggal.


"Permasalahannya masih didalami oleh Bid Propam Polda Sumut," katanya.


Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, korban mendatangi rumah mantan suaminya di kawasan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Minggu (2/8), dengan tujuan meminta rujuk.


Ferry menjelaskan, setelah pulang berdinas, Brigadir IH meletakkan tas berisi senjata api dinas di atas meja sebelum beristirahat. Ketika terbangun, ia mendapati tas tersebut dalam keadaan terbuka dan senjata api yang berada di dalamnya sudah tidak ada.


"Awalnya mantan suaminya istirahat. Setelah bangun dia melihat tas berisi senjata dalam keadaan terbuka, kemudian dicek senjatanya sudah tidak ada," ujarnya.


Menurut Ferry, Brigadir IH kemudian mencari keberadaan senjata api tersebut dan mengetahui korban berada di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam.


"Dia ke kamar mandi, pintunya dikunci dari dalam. Tidak lama kemudian terdengar bunyi tembakan," katanya.


Setelah kejadian, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.


Sebelumnya, seorang perempuan yang merupakan mantan istri seorang personel Polri dan menantu seorang pejabat kepaniteraan di Pengadilan Tinggi Medan ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (rfn)