ARN24.NEWS – Personel Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Medan menggerebek kawasan bantaran rel di Pasar VII Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026) sore.
Penggerebekan tersebut dilakukan setelah kawasan Gang Terong, Pasar VII Beringin, yang terhubung hingga ke bantaran rel, diduga kerap dijadikan lokasi penyalahgunaan dan transaksi narkotika.
Dalam operasi tersebut, petugas menyisir sejumlah titik di kawasan bantaran rel dengan pengamanan ketat. Aksi tersebut turut menjadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, petugas sempat mengamankan enam orang yang terdiri atas lima pria dan seorang wanita.
Namun, seorang dari lima pria yang sempat diamankan disebut telah dilepaskan. Pria tersebut diketahui datang ke lokasi untuk mengambil sepeda motor yang dibawa anaknya, namun kemudian diminta ikut ke kantor polisi.
"Tadi malam dapat kabar satu sudah keluar. Ada bapak-bapak ditangkap, disuruh ikut ke kantor karena mau mengambil kereta (sepeda motor) yang dibawa anaknya. Makanya mungkin sudah dilepaskan," ujar seorang warga sekitar, Jumat malam.
Sementara itu, empat pria masing-masing berinisial V, A, R dan H serta seorang wanita berinisial E disebut masih dibawa ke Satres Narkoba Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
E disebut-sebut merupakan istri dari seorang pria berinisial P yang diduga sebagai bandar narkotika. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.
Selain mengamankan sejumlah orang, petugas juga membongkar sejumlah gubuk yang berada di kawasan bantaran rel Pasar VII Beringin.
Gubuk-gubuk tersebut diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan maupun transaksi narkotika. Sejumlah bangunan yang dianggap berkaitan dengan aktivitas tersebut kemudian dibakar petugas.
Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha belum memberikan keterangan terkait identitas para terduga pelaku maupun barang bukti yang diamankan dalam penggerebekan tersebut.
Polisi juga belum menjelaskan status hukum terhadap lima orang yang diduga masih menjalani pemeriksaan. (Erwin)









