Notification

×

Iklan

BTN dan RSUP Ngoerah Kembangkan Wisata Medis di Bali

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:23 WIB Last Updated 2026-10-17T10:23:39Z

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu bersama Direktur Utama RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma menandatangani kerja sama pengembangan layanan wellness dan wisata medis di Denpasar, Bali, Jumat (16/10). Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi sektor perbankan, kesehatan, dan pariwisata. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. I.G.N.G. Ngoerah untuk mengembangkan layanan kesehatan berbasis wellness dan wisata medis (medical tourism) di Bali.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) di Denpasar, Jumat (16/10), sebagai upaya memperkuat sinergi sektor perbankan, kesehatan, dan pariwisata.


Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi peluang bagi perseroan untuk memperluas peran perbankan dalam mendukung pengembangan ekosistem bisnis di sektor kesehatan dan pariwisata.


“Bagi BTN, kemitraan ini merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk menghadirkan manfaat nyata bagi kedua institusi, baik bagi nasabah dan pegawai BTN maupun tenaga medis, pegawai RSUP Ngoerah, dan masyarakat Bali,” ujar Nixon.


Menurut dia, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, kebugaran, dan kualitas hidup membuka peluang pengembangan layanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pencegahan dan perawatan.


Ia mengatakan, layanan pemeriksaan kesehatan (medical check-up), penuaan sehat (healthy ageing), hingga perawatan estetika menjadi bagian dari perkembangan industri kesehatan yang dapat diintegrasikan dengan sektor pariwisata.


Berdasarkan data Global Wellness Institute yang dikutip BTN, nilai ekonomi wellness global mencapai 6,8 triliun dolar AS pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi 9,8 triliun dolar AS pada 2029. Sementara itu, industri wellness tourism global tumbuh 13,8 persen sepanjang 2024.


Nixon menilai, potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata yang menawarkan layanan kesehatan berkualitas, selain keunggulan alam dan budayanya.


Salah satu fasilitas yang mendukung pengembangan tersebut adalah Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center yang diresmikan pada Oktober 2024. Fasilitas milik RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah itu memiliki empat layanan unggulan, yakni pemeriksaan kesehatan, kedokteran gigi estetika, bedah plastik, serta perawatan dermatologi dan estetika.


Menurut Nixon, pengembangan layanan tersebut membuka peluang untuk meningkatkan daya saing layanan kesehatan dalam negeri sekaligus menarik pasien dari luar negeri.


Ke depan, integrasi sektor kesehatan dan pariwisata dapat dikembangkan melalui paket wisata medis, peningkatan pengalaman pasien, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas kesehatan di dalam negeri.


Dari sisi perbankan, BTN siap mendukung kebutuhan RSUP Ngoerah melalui layanan transaksi digital, sistem pembayaran, dan solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan institusi maupun pegawai rumah sakit.


“BTN siap mendukung kebutuhan RSUP Ngoerah melalui layanan transaksi digital, sistem pembayaran, serta solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan institusi dan para pegawainya,” kata Nixon.


Dukungan tersebut juga berpeluang diperluas melalui pembiayaan dan kolaborasi pemasaran sesuai kebutuhan serta kesepakatan kedua pihak. BTN turut membuka peluang pemberian manfaat bagi nasabah prioritas dan pegawai melalui akses layanan kesehatan RSUP Ngoerah.


Nixon menambahkan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi BTN untuk memperluas sumber pertumbuhan bisnis di luar sektor perumahan.


Menurut dia, terdapat empat sektor potensial yang menjadi perhatian perseroan, yakni pariwisata, kesehatan, pendidikan, dan pemerintah daerah.


“Menurut saya, keempat sektor ini memiliki market yang besar di Indonesia dan ini akan menjadi karakter pengembangan bisnis BTN ke depan selain perumahan,” ujarnya.


Sementara itu, Direktur Utama RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes. berharap, kerja sama dengan BTN dapat mendukung pengembangan institusi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pegawai.


Ia mengatakan, kolaborasi tersebut mencakup peluang kerja sama layanan perbankan, fasilitas pembiayaan, dan berbagai program kemitraan. BTN juga memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas ambulans serta akses layanan priority banking dan pembiayaan bagi pegawai rumah sakit.


“Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan pengelolaan keuangan yang semakin modern, transparan, efisien, dan akuntabel, sekaligus memberikan kemudahan serta manfaat nyata bagi seluruh pegawai rumah sakit,” kata Sukadarma.


Ia menjelaskan, pengembangan layanan di luar skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi salah satu fokus transformasi RSUP Ngoerah, termasuk melalui pengembangan layanan wellness dan estetika.


Menurut Sukadarma, Bali memiliki peluang untuk mengembangkan layanan kesehatan yang terintegrasi dengan pariwisata karena merupakan salah satu destinasi wisata internasional.


“Kami sangat yakin dengan modal yang kami miliki, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana prasarana, masih sangat mungkin mengembangkan layanan yang dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ujarnya. (ril)