![]() |
Sekeluarga yang tinggal di Desa Pangkat, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Madina memiliki bola mata berwarna biru. (sumber: inews) |
ARN24.NEWS -- Temuan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tepatnya di Desa Pangkat, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, mirip dengan salah satu desa di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh.
Memang sejak lama, warga di Desa Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh itu dikenal dengan memiliki fisik tinggi, kulit putih, hidung mancung dan bermata biru. Pun kisahnya banyak bergulir karena sebagian warga di Lamno itu keturunan eropa sehingga memiliki fisik yang beda dengan masyarakat umumnya.
Nah, berbicara miliki bola mata biru mirip di Lamno, Aceh itu ternyata ada juga di Sumatera Utara (Sumut). Baru-baru bahkan sempat viral, karena sekeluarga di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Madina itu berbola mata biru.
Namun bedanya dari warga Lamno, Aceh, sekeluarga di Desa Pangkat, Lembah Sorik Marapi itu tak bisa mendengar dan berbicara. Faiyah dan Sariah serta saudara laki-lakinya Amru seluruhnya bermata biru.
Amru yang menikah dengan Nur Kholidah memiliki tiga anak yakni Aulia, Rohman dan Muhaimin juga memiliki bola mata berwarna biru.
Kerabat dari keluarga tersebut, Mahmudan mengatakan, mereka terlahir dengan mata biru.
"Mereka dari lahir memang matanya sudah biru. Cuma itu pendengarnya enggak ada tanggapannya gak ada respons. Ngomong juga enggak bisa," ucap Mahmudan.
Selain pendengaran dan komunikasi, satu keluarga itu tidak mengalami gangguan penglihatan. Bahkan,
"Mereka dari lahir memang matanya sudah biru. Cuma itu pendengarnya enggak ada tanggapannya gak ada respons. Ngomong juga enggak bisa," ucap Mahmudan.
Selain pendengaran dan komunikasi, satu keluarga itu tidak mengalami gangguan penglihatan. Bahkan,
anak-anak Amru juga masih bisa bermain dengan teman-temannya meski terbatas komunikasi.
"Mereka bisa bermain, enggak ada masalah lainnya," katanya. Belum ada penjelasan medis terkait kejadian langka yang dialami satu keluarga ini. (ins/saze)









