Notification

×

Iklan

WBP Lapas Kelas I Medan Diberi Pengobatan Massal dan Penyuluhan Kesehatan

Sabtu, 05 Februari 2022 | 16:22 WIB Last Updated 2022-02-05T09:22:34Z

Salah seorang warga binaan pemasyarakatan yang mendapat pengobatan dalam kegiatan bakti sosial ini. (Foto: Istimewa)



ARN24.NEWS
-- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melakukan bakti sosial berupa pengobatan massal dan penyuluhan kesehatan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Sabtu (5/2/2022). Kegiatan merupakan bagian dari  rangkaian kegiatan yang telah dicanangkan di tingkat pusat melalui kerja sama antara Universitas Gajah Mada, Kementerian Hukum dan HAM, TNI, POLRI, BKKBN dan KOSEINDO.


Di samping pengobatan massal gratis, dilakukan juga pengecekan kesehatan dan penyuluhan kesehatan kepada warga binaan dengan materi kesehatan reproduksi. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan serentak se-indonesia ini dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom. 


Hal ini dilakukan mengingat lapas termasuk ke dalam kelompok yang beresiko tinggi terjadinya penularan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh penyimpangan seksual. Hal tersebut dapat diakibatkan karena tingginya tingkat over kapasitas di dalam lapas dan juga tingginya stress level warga binaan. 


"Kita berharap dengan dilakukannya penyuluhan tersebut warga binaan dapat mengetahui resiko yang ditimbulkan dan  dapat menghindarinya," kata Kalapas Kelas I Medan, Erwedi Supriyatno, Bc.IP, SH, MH.


Dijelaskannya, kegiatan bakti sosial yang dilakukan juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan dan memberikan motivasi mengenai kesehatan. Penyuluhan yang diberikan diharapkan dapat bermanfaat untuk meluruskan pemahaman warga binaan terhadap penyakit khususnya pada masa pandemi covid-19 yang belakangan ini penyebarannya kembali meningkat. 


"Diharapkan penyuluhan kesehatan seperti ini  dapat menepis hoax yang beredar yang menyesatkan masyarakat dan warga binaan khususnya," jelas Erwedi. 


Erwedi mengatakan, penyuluhan kesehatan seperti ini sangat penting dilakukan, mengingat dengan tingginya tingkat overkapasitas di lapas yang dapat mempengaruhi penyebaran penyakit menular secara negatif. 


"Untuk itu warga binaan harus diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan serta membiasakan hidup sehat," katanya. 


Erwedi juga sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat atas terlaksananya kegiatan ini. 


"Kita juga sangat berterima kasih kepada Rumah Sakit Tk. II Putri Hijau, BKKBN, TNI Polri atas kerjasamanya hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan semoga kerjasama yang baik antar instansi dan stakeholder terkait dapat berkesinambungan," ujarnya. (zs)