Notification

×

Iklan

Perang Rusia-Ukraina Bikin Harga CPO Terus Terkerek...

Selasa, 01 Maret 2022 | 11:10 WIB Last Updated 2022-03-01T04:10:57Z

ARN24.NEWS -- Head of Research PT Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan, dalam dua hari libur nasional minggu ini, tak bisa lepas dari beberapa sentimen global.

"Ukraina kelihatannya masih cukup panas ya jadi tidak selesai dalam beberapa hari ini, nah itu yang membuat harga komoditas cukup tinggi saat ini ya termasuk CPO yang sempat All Time High," kata Suria dalam Power Breakfast IDX, Selasa (1/3/2022).

Selain CPO, sentimen juga menarik harga komoditas lain, seperti nikel dan timah yang terus tinggi. Rata-rata harga komoditas tinggi dengan adanya geopolitik di Ukraina ini.Terkait perang Rusia-Ukraina, ada beberapa negara yang memberi solusi. Menurut Suria, pertikaian ini terjadi adanya pipa gas antara Rusia dan Ukraina.

"Ada beberapa negara yang dirugikan, tapi Jerman diuntungkan karena suplai gas yang meningkat, Jadi kalau ini beroperasi tadinya, itu akan merugikan Amerika," ujarnya.

Untuk saat ini rencana tersebut ditunda karena Jerman menunda izinnya. Secara geopolitikal, Amerika Serikat sudah diuntungkan dari keputusan itu, masalahnya sekarang dari sanksi ekonomi tergantung negara tersebut suplai dari Rusia.

"Sebetulnya saya ga begitu yakin sanksi ekonomi bisa diterapkan ke Rusia kalau negara-negara itu butuh dengan komoditas dan barang-barang Rusia, bagaimana mereka mengenai sanksi kalau ada 
kebutuhan," jelasnya. (okz/saze)