Notification

×

Iklan

Iklan

Oknum Brimob dan Istri sedang Hamil Dianiaya Tetangga Satu Keluarga

Senin, 23 Mei 2022 | 18:16 WIB Last Updated 2022-05-23T11:16:59Z
Oknum Brimob yang dianiaya tetangganya satu keluarga. (sumber: sindonews)

ARN24.NEWS --
Satu keluarga di Desa Doromelo Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu menganiaya seorang anggota Brimob Briptu Ari Laswadi bersama istrinya Ratu Devi Yeni. Bahkan Briptu Ari mengalami luka sabetan senjata tajam di kaki kanannya hingga tampak tulangnya. 

Sadisnya, perut Ratu yang sedang hamil juga diinjak pelaku berkali-kali. Para pelaku masing-masing berinisial MAA, PSS, dan AR. Ketiganya menganiaya angota brimob dan istrinya pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 Wita. 

Berbekal senjata tajam berupa pedang dan parang, para pelaku mendatangi warung soto milik korban. Penganiayaan itu bermula ketika Briptu Ari melerai perkelahian antara MAA dengan salah seorang pemuda Desa Kempo. Saat itu, Briptu Ari sedang berada di counter HP Zidan di wilayah Transad Desa Doromelo, Manggalewa. 

“Korban menegur pelaku MAA agar tidak memukul anak orang. Pelaku meninggalkan lokasi itu," kata Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, melalui Kasi Humas Ipda Marzuki, Senin (23/5/2022). 

Dikatakan, Briptu Ari kemudian bertemu MAA pada keesokan harinya pada Minggu (22/5/2022) di pasar malam lapangan Transad Desa Doromelo Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. Saat itu, MAA sedang bersama teman-temannya. 

Ari sempat menegur MAA sambil menepuk pundaknya. Hal itu membuatnya tersinggung dan langsung pulang. MAA lantas menceritakan hal itu kepada orangtuanya berinisal N, PSS dan AR. Mereka bersama-sama lantas mencari Briptu Ari dan mendatangi warung sotonya. 

“Mereka langsung merangsek masuk ke dalam kamar korban yang saat itu sedang beristirahat. Cekcok mulutpun tak terhindarkan,” ungkapnya. PSS sempat mengambil sangkur Briptu Ari sementara AR langsung menyerang istri korban yang sedang terbaring. Dia menginjak perut istri Ari berkali-kali. 

Bahkan, salah seorang menyabetkan senjata tajam ke arah kaki Briptu Ari sehingga mengalami luka serius. Bahkan korban nyaris terkena tikaman sangkur. 

"Beruntung saat itu ada Ovan Adi Wardana rekan korban yang mencegah aksi penganiayaan itu," ujarnya. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara pada pukul 21.30 Wita. Kapolsek Manggelewa bersama anggotanya langsung mengamankan seluruh pelaku berikut senjata tajamnya. 

Mereka dibawa ke Polres Dompu. Marzuki menjelaskan, semua pelaku saat ini tengah diperiksa oleh unit Reskrim Polres Dompu. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara di Mataram menyusul luka serius yang dialami keduanya. 

“Kita akan tindak tegas seluruh pelaku sesuai hukum yang berlaku, dan mohon untuk mempercayakan proses hukumnya pada Pihak Kepolisian ” pungkasnya. (snd/nt)