Notification

×

Iklan

Ngantuk di Siang Hari, Ini Tips Sederhana Mengatasinya

Kamis, 28 Juli 2022 | 14:11 WIB Last Updated 2022-07-28T07:11:28Z

(Foto: Ilustrasi)

ARN24.NEWS
– Rasa ngantuk pastinya kerap terjadi kepada siapapun di siang hari. Pemicu ngantuk itu pastinya beragam. Jika tak mau mendapat serangan ngantuk pada siang hari, wajib mencukupi waktu tidur.


Lantas, bagaimana bila kantuk datang pada siang hari?. Dikutip dari laman https://psikologi.uma.ac.id/, berikut adalah beberapa langkah sederhana buat menghilangkan rasa ngantuk:


Tidur Siang

Buat menerima kegunaannya, pastikan tidur siang dilakukan di bawah jam tiga sore. Jika lebih, jam tidur malam bisa saja terganggu. Ingat buat setel alarm agar kamu bisa melanjutkan aktivitas setelahnya.


Minum Air Putih

Lelah menjadi salah satu pemicu kantuk. Penyebabnya sendiri karena tubuh juga mengalami dehidrasi. Untuk menghilangkan rasa ngantuk, disarankan mengkonsumsi cukup air putih buat menormalkan sel-sel tubuh, sehingga metabolisme pun dapat berjalan lancar.


Membasuh Wajah

Membasuh wajah atau yang sering kita sebut Mencuci muka menggunakan air dingin menjadi tips menghilangkan rasa ngantuk selanjutnya. Kita bisa melakukan cara ini sesering mungkin buat menghilangkan rasa lelah di mata dan membangkitkan balik semangat buat beraktivitas.


Sarapan Pagi

mirip ulasan sebelumnya, lelah sebagai salah satu pemicu kantuk. Karena itu, saat kita melewatkan sarapan pada pagi hari, bukan hanya rasa lapar yang datang lebih cepat. Kita juga lebih mudah lelah karena kehabisan energi, sebagai akibatnya rasa kantuk pun datang.


Olahraga Ringan

Olahraga mampu menaikkan kualitas tidur di malam hari, sebagai akibatnya rasa cemas serta stres pun bisa dicegah. Bila sudah mempunyai kualitas tidur yang baik, kita pun akan terhindar dari rasa kantuk waktu siang hari.


Bila beberapa langkah tersebut tidak efektif buat menghilangkan rasa ngantuk, cobalah buat mengonsumsi minuman berkafein, mirip kopi serta teh. Namun, bila kita mengidap gangguan kesehatan yang mengharuskan buat membatasi asupan kafein, diskusikan terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya. (dhm/dts)