![]() |
| Indra Efendi Rangkuti (Staf Tax Centre USU & Pemerhati Olahraga Sumut). |
ARN24.NEWS -- Timnas Spanyol bakal menjajal kekuatan Maroko untuk menjadi yang terbaik dari babak 16 besar Piala Dunia 2022, Selasa (6/12/2022) pukul 22.00 WIB di Education City Stadium. Spanyol tengah merajut mimpi untuk mengembalikan kejayaan mereka di Piala Dunia. Maroko menjadi lawan Spanyol usai La Furia Roja kalah dari Jepang 1-2. Kekalahan itu membuat Spanyol menghuni runner up klasemen Grup E.
"Di Piala Dunia Spanyol punya catatan lebih mentereng. Juara Piala Dunia 2010 ini menghadapi Maroko yang di Piala Dunia 2022 ini berhasil menembus babak 16 besar untuk kedua kalinya. Sebelumnya Maroko pernah menembus 16 Besar pada Piala Dunia 1986 di Meksiko," kata Indra Efendi Rangkuti selaku Staf Tax Centre USU dan Pemerhati Olahraga Sumut, Selasa (6/12/2022).
Ini, kata dia, akan menjadi pertemuan kedua antara Maroko dan Spanyol di ajang Piala Dunia. Duel sebelumnya terjadi pada fase grup Piala Dunia 2018. Hasilnya, kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2. Total Spanyol dan Maroko sudah 3 kali bertemu dengan catatan Spanyol menang 2 kali dan sekali seri.
Setelah kalah dari Jepang di laga terakhir, Spanyol bisa menghadapi Maroko dengan kekuatan terbaiknya. Kaki-kaki pemain inti yang lebih segar setelah diistirahatkan pada laga terakhir melawan Jepang membuat Spanyol pantas difavoritkan.
"Permainan ala Spanyol dengan umpan pendek yang cair dan penuh mobilitas bakal diandalkan seiring memaksimalkan keberadaan Gavi dan Pedri. Gaya ofensif akan jadi keunggulan Spanyol," terangnya.
Tetapi, lanjut Indra Efendi Rangkuti, Spanyol harus mewaspadai taring tajam Singa Atlas (julukan Maroko).
Tetapi, lanjut Indra Efendi Rangkuti, Spanyol harus mewaspadai taring tajam Singa Atlas (julukan Maroko).
Sebab, Hakim Ziyech dkk lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022 dengan status juara Grup F. Bahkan, Maroko belum kalah dari tiga laga penyisihan grup F. Mereka imbang 0-0 kontra Kroasia. Kemudian, menang 2-0 atas Belgia, dan mengandaskan Kanada 2-1 di laga penutup.
"Catatan itu jelas ancaman nyata bagi La Furia Roja. Tapi, di lain sisi, laga ini jadi ajang pembuktian kualitas Spanyol untuk menghentikan laju Maroko di Piala Dunia 2022," imbuhnya.
Keberhasilan menjadi Juara Grup F menjadi bukti bahwa Maroko sudah teruji bahwa mereka merupakan salah satu tim yang paling siap menghadapi Piala Dunia 2022. Maroko juga hanya kebobolan satu gol, tanda bahwa mereka menyimpan potensi bahaya besar.Tentu pertahanan kokoh ini akan membuat laju serangan ala "tiki taka" khas Spanyol tersandung
Spanyol sendiri tampil labil dan malah menunjukkan grafik menurun stelah menang besar atas Kostarika di partai perdana penyisihan grup. Sisi kiri pertahanan Spanyol wajib waspada karena sektor tersebut rawan dieksploitasi oleh Hakim Ziyech dan Achraf Hakimi.
Tentu ini menjadi tugas besar bagi Luis Enrique untuk membenahi kelemahan yang masih ada pada skuad anak asuhnya ini.Apalagi sosok Hakim Ziyech yang asli didikan Ajax Amsterdam tentu sudah sangat faham model sepakbola tiki taka Spanyol yang diadopsi dari Barcelona karena tiki taka ini diadopsi dari konsep "Total Football" khas Ajax.
Dengan melihat fakta-fakta di atas Spanyol jelas layak diunggulkan untuk menang atas Maroko mengingat kwalitas skill individu para pemain Spanyol yang di atas bintang - bintang Maroko.
"Namun jika pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalti maka Maroko berpotensi untuk membuat kejutan," pungkas Indra Efendi Rangkuti mengulas pertandingan kedua tim. (saze)









