Notification

×

Iklan

Minimalisir Kejahatan Jalanan, Relawan Wali Kota Medan Bentuk Tim Anti Narkoba dan Begal

Kamis, 20 Juli 2023 | 11:35 WIB Last Updated 2023-07-20T04:35:31Z

Relawan Wali Kota Medan membentuk tim anti narkoba dan begal. (Foto: Istimewa)


ARN24.NEWS
-- Meminimalisir terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan seperti halnya begal dan geng motor, relawan Wali Kota Medan membentuk tim anti narkoba dan begal.


Tim satgas anti narkoba dan begal tersebut, dibentuk oleh pemuda dan masyarakat dari Kecamatan Medan Selayang, Medan Tuntungan, dan Medan Johor yang diketuai oleh Sugondo Ali Akbar.


Dikatakan Ali, dibentuknya tim anti narkoba dan begal tersebut agar dapat membantu Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan jajaran Kepolisian untuk memberantas tindak kriminal begal dan maraknya peredaran narkotika di Kota Medan.


Menurutnya, dengan maraknya aksi tindak kriminal begal dan peredaran narkotika ini, membuat rasa takut masyarakat kota Medan untuk beraktivitas.


"Kami bergerak dari keresahan masyarakat, yang mengaku takut untuk keluar ataupun bekerja pada malam hari," kata Ali, Kamis (20/7/2023). 


Ia juga mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan di setiap wilayah, untuk dapat meminimalisir tindak kriminal tersebut.


"Membantu pemerintah untuk memberantas Begal dan Narkoba yang ada di Kota Medan agar masyarakat merasa aman dan nyaman," ujarnya.


Selain itu, Ali juga mendukung statement Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mengatakan 'menembak mati begal dan geng motor yang melakukan perlawanan'.


Menurutnya, pernyataan tersebut, dapat membuat pelaku begal merasa takut sehingga berkurangnya aksi kejahatan di Kota Medan.


Nantinya, lanjutnya, apabila pihaknya menemukan atau mengamankan para pelaku begal dan pelaku narkotika, Tim Anti Narkoba dan Begal akan segera berkolaborasi dengan Polsek setempat untuk proses hukum yang berlaku.


Ia berharap, dengan adanya Tim Anti Narkoba dan Begal ini, dapat membuat masyarakat kota Medan kembali merasakan aman dan nyaman pada malam hari.


"Harapannya agar Kota Medan kembali aman nyaman dan warga Medan juga tidak takut untuk keluar atau bekerja pada malam hari," pungkasnya. (rfn/red)