Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Pakpak Bharat Dukung Gerakan Sinergi Reformasi Agraria

Senin, 22 April 2024 | 20:01 WIB Last Updated 2024-04-22T13:01:10Z

ARN24.NEWS --
Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengatakan, Pemkab Pakpak Bharat sangat mendukung gerakan sinergi reforma agraria. Gerakan ini bertujuan untuk penataan aset dan penataan akses yang dilaksanakan dengan cara kolaborasi bersama pihak-pihak terkait sesuai kebutuhan dipandang sebagai sebuah Langkah maju. 

"Selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat pemilik lahan, juga ada pemberdayaan peningkatan nilai aset yang melibatkan para pihak," sebut Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melalui Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekda Pakpak Bharat, Roymons Alfalin, Senin (22/4/2024). 

Selama ini, katanya, pihaknya sudah melaksanakan bentuk kegiatan gerakan sinergi dengan memberikan dan membuka akses pemberdayaan ekonomi. Seperti pemberian bantuan alsintan, pendampingan kelompok tani, pendampingan pendaftaran NIB dan kegiatan lainnya yang relevan. 

"Ke depan tinggal menyesuaikan focus dan lokus agar yang menerima bantuan-bantuan tersebut juga merupakan subjek yang mengkuti program reforma agrarian," ucap Roymons Alfalin. 

Gerakan sinergi reforma agraria ini dipusatkan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dengan mengundang seluruh kepala daerah se-Indonesia di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten/Kota masing-masing guna mendeklarasikan secara bersama-sama. 

"Kami berkomitmen untuk bersinergi mewujudkan cita-cita reformasi agrarian dalam upaya mengurangi ketimpangan pemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ikrar ini kemudian dikuatkan dengan penggabungan puzzle sebagai symbol sinergi dan kolaborasi oleh seluruh undangan yang hadir," tukasnya.

Direktur Jenderal Penataan Agraria, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI, Dalu Agung Darmawan, yang hadir mewakili Menteri ART/BPN RI menjelaskan, tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk hasil kerja bersama penataan asset dan penataan akses di seluruh Indonesia. 

Di antaranya mendorong potensi usaha kegiatan penataan akses di Kabupaten/Kota, dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat melalui fasilitasi pendampingan.

Di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Pakpak Bharat, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan benih dan bantuan lainnya kepada penerima manfaat di beberapa desa. 

Seperti Desa Silima Kuta, Desa Lae Langge Namuseng dan Desa Kecupak II. "Kita mengetahui Bersama, sinergitas kami, Kantor Badan Pertanahan Nasional dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat selama ini sangat terjalin baik, dukungan penuh Bupati Pakpak Bharat terhadap reforma agraria ini sangat kami rasakan dalam upaya percepatan pelaksanaan Reforma Agraria," ungkap Bupati Franc Bernhard Tumanggor selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agrarian Kabupaten. (braniko cibro)