Notification

×

Iklan

Iklan

Prediksi Piala Eropa, Swiss VS Italia: Melawan Sang Raja....(LIVE RCTI SABTU MALAM PUKUL 23.00 WIB)

Sabtu, 29 Juni 2024 | 13:43 WIB Last Updated 2024-06-29T06:43:45Z

ARN24.NEWS --
Secara head to head 5 pertemuan terakhir, Italia vs Swiss kerap diwarnai hasil imbang yakni hingga 4 kali. Kemudian 1 laga lainnya dimenangkan Italia. Ada pun Timnas Swiss terakhir menang atas Azzurri terjadi pada 1993 silam. Kini, keduanya kembali dipertemukan pada 
babak 16 besar Piala Eropa 2024 digelar di Olympiastadion, Sabtu (29/6/2024) pukul 23.00 WIB.

Meski bermain kurang meyakinkan sepanjang fase grup, Timnas Italia sejatinya punya rekor apik atas Swiss. Kubu Azzurri mampu merebut 29 kemenangan dari total 61 pertemuan kedua tim. Di sisi lain, Timnas Swiss tercatat belum pernah kalah sepanjang gelaran EURO 2024. Mereka bahkan sanggup menahan imbang tuan rumah Jerman 1-1, pada laga terakhir fase grup. Sebelum itu, 

Swiss menang 3-1 atas Hungaria, serta imbang 1-1 kontra Skotlandia.Sementara Italia justru sudah pernah menelan 1 kekalahan di fase grup dengan skor 0-1 dari Spanyol. Hasil Italia lainnya di babak grup adalah menang 2-1 atas Albania, serta seri 1-1 kontra Kroasia.

Oleh karenanya jadwal Swiss vs Italia di babak 16 besar Piala Eropa 2024 diprediksi bakal berjalan menarik. Bukan tidak mungkin La Nati dapat kembali mencetak kejutan atas tim unggulan. Timnas Swiss diprediksi bakal sulit menghadapi Italia, meski saat ini Gli Azzurri sedang tidak dalam performa terbaik mereka. Pasalnya sejak menang 1-0 di Kualifikasi Piala Dunia 1994 pada Mei 1993, Swiss belum pernah menang lagi atas Italia dalam 9 pertemuan berikutnya.

Terbaru, Italia dan Swiss selalu bermain imbang dalam 2 laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, saat mereka masuk dalam grup yang sama. Sedangkan di EURO 2020, Swiss menelan kekalahan 0-3 dari Italia di babak penyisihan grup, lewat sepasang gol yang dilesakkan Manuel Locatelli, dan tambahan 1 gol dari Ciro Immobile.

Akan tetapi saat ini 2 pemain tersebut sudah tidak ada dalam skuad Italia di EURO 2024. Kali ini Gli Azzurri di bawah besutan Luciano Spalletti relatif banyak membawa pemain baru. Timnas Italia selaku juara bertahan Piala Eropa, saat ini memang belum menunjukkan performa menjanjikan. Akan tetapi kapasitas para pemain mereka tetap patut diwaspadai semua tim.

"Tidak ada tim yang senang bertemu Italia, karena kami memiliki sejarah sepak bola yang bagus. Kami adalah juara bertahan, dan tidak akan mudah melawan kami. Pertandingan melawan Kroasia adalah contoh, ambisi kami adalah tampil menyerang di setiap laga, dan hal yang sama akan kami tunjukkan melawan Swiss," kata penyerang Italia, Stephan El Shaarawy, dikutip dari laman resmi UEFA.

Meski demikian dalam sejumlah pertandingan, Timnas Italia juga terbukti tidak mudah untuk menundukkan Swiss. Bahkan La Nati juga menjadi salah satu penyebab Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu Italia kalah bersaing di klasemen grup untuk menyabet tiket lolos 
otomatis, lalu mereka tersingkir di babak playoff. Dalam pertemuan kontra Swiss, Jorginho tercatat 2 kali gagal mencetak gol dari eksekusi penalti di waktu normal.

Timnas Swiss jelas bakal jadi lawan yang sulit bagi Italia. Pertandingan babak 16 besar EURO 2024 diprediksi berlangsung ketat, bahkan berpotensi hingga perpanjangan waktu dan adu penalti.

Catatan ARN24.NEWS 
 
Swiss lolos sebagai runner-up Grup A dengan dua poin di belakang tuan rumah Jerman. Di grup itu, Swiss mencetak lima gol, kebobolan tiga, dan tak terkalahkan. Swiss menang 3-1 atas Hungaria, kemudian imbang 1-1 dengan Skotlandia dan Jerman. Lima gol Swiss dicetak oleh lima pemain berbeda. Mereka adalah Kwadwo Duah, Michel Aebischer, Breel Embolo, Xherdan Shaqiri, serta Dan 
Ndoye.

Sementara itu, Italia lolos secara dramatis dari Grup B. Setelah menang 2-1 atas Albania lewat gol-gol Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella, kemudian kalah 0-1 Spanyol, kelolosan Italia dipastikan dengan hasil imbang 1-1 kontra Kroasia.

Swiss diprediksi tak banyak mengubah komposisi pemain dari fase grup. Dan Ndoye serta Fabian Rieder berpeluang jadi 2 pemain di belakang striker, dalam formasi 3-4-2-1. Mereka diharapkan jadi pemain yang bisa menciptakan peluang untuk La Nati.

Timnas Italia diprediksi turun dengan skema 4-3-3. Posisi penyerang masih jadi masalah utama di kubu Gli Azzurri. Pelatih Luciano Spalletti kerap mengganti Mateo Retegui, Gianluca Scamacca, dan Giacomo Raspadori di posisi penyerang tengah. Tapi mereka belum mampu menunjukkan performa impresif.

Swiss tanpa kemenangan dalam 11 laga terakhir vs Italia. Dan 5 dari 6 pertemuan terakhir Swiss dan Italia berkesudahan imbang. Tak termasuk adu penalti, Swiss cuma kalah 1 kali dalam 13 laga terakhir di putaran utama Euro yakni 0-3 vs Italia di fase grup Euro 2020.

Swiss cuma kalah 1 kali dalam 17 laga terakhir. Swiss selalu kebobolan 1 gol dalam 4 laga terakhir. Tak termasuk adu penalti, Italia cuma kalah 1 kali dalam 12 laga terakhir di putaran utama Euro. Italia gagal mencetak gol cuma di 1 laga dalam 12 laga terakhir di putaran utama Euro. Italia cuma kalah 1 kali dalam 9 laga terakhir. 

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN: 
Swiss (3-4-2-1): Sommer; Schar, Akanji, Rodriguez; Widmer, Freuler, Xhaka, Aebischer; Ndoye, Vargas; Embolo. (Pelatih: Murat Yakin) 

Italia (4-3-3): Donnarumma; Di Lorenzo, Darmian, Bastoni, Dimarco; Frattesi, Jorginho, Barella; Chiesa, Zaccagni, Pellegrini. (Pelatih: Luciano Spalletti) 

5 PERTEMUAN TERAKHIR: 
13/11/21 Italia 1-1 Swiss (Kualifikasi Piala Dunia)
06/09/21 Swiss 0-0 Italia (Kualifikasi Piala Dunia)
17/06/21 Italia 3-0 Swiss (Euro)
06/06/10 Swiss 1-1 Italia (Friendly)
13/08/09 Swiss 0-0 Italia (Friendly).

5 LAGA TERAKHIR SWISS: 
05/06/24 Swiss 4-0 Estonia (Friendly)
08/06/24 Swiss 1-1 Austria (Friendly)
15/06/24 Hungaria 1-3 Swiss (Euro)
20/06/24 Skotlandia 1-1 Swiss (Euro)
24/06/24 Swiss 1-1 Jerman (Euro).

5 LAGA TERAKHIR ITALIA: 
05/06/24 Italia 0-0 Turki (Friendly)
10/06/24 Italia 1-0 Bosnia (Friendly)
16/06/24 Italia 2-1 Albania (Euro)
21/06/24 Spanyol 1-0 Italia (Euro)
25/06/24 Kroasia 1-1 Italia (Euro).

STATISTIK: 
SWISS Menang: 18%
Imbang: 15%
ITALIA Menang: 67%
SKOR: 1 - 2 (1/2 : 0). (nt/sumber)