ARN24.NEWS – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Gubernur (Wagub) Surya menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (15/8).
Agenda rapat kali ini mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) Tahun Anggaran 2026.
Dalam pidatonya yang disampaikan secara virtual, Presiden Prabowo menegaskan bahwa APBN harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Ia menekankan, ketahanan pangan menjadi prioritas utama dalam struktur anggaran.
“Yang utama menjadi agenda prioritas penggunaan APBN adalah mewujudkan ketahanan pangan sebagai pondasi kemandirian bangsa. Mencapai swasembada pangan, terutama beras dan jagung, harga stabil, petani makmur, nelayan sejahtera, dan konsumen aman. Indonesia harus berdaulat dalam urusan pangan,” kata Prabowo.
Untuk program ketahanan pangan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp53,3 triliun, dengan Rp46,9 triliun di antaranya dialokasikan bagi ketersediaan pupuk.
Prabowo menyebutkan langkah-langkah strategis akan ditempuh, seperti pencetakan sawah baru, penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran, modernisasi peralatan pertanian, pembelian gabah petani, serta memperkuat peran Bulog.
Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia tahun ini mengalami surplus produksi beras. Stok cadangan beras nasional mencapai lebih dari 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.
“Hari ini kita surplus produksi beras. Stok cadangan beras nasional lebih dari 4 juta ton. Ini adalah yang tertinggi dalam sejarah NKRI. Untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun, Indonesia bisa kembali mengekspor beras dan jagung,” ujarnya.
Rapat Paripurna DPRD Sumut dihadiri oleh Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus beserta jajaran, Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I PKK Sumut Titiek Sugiharti, Forkopimda Sumut, pimpinan BUMN dan BUMD, para konsul jenderal negara sahabat, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, veteran, serta undangan lainnya. (rfn)
---
Bang, mau saya buatkan juga headline alternatif yang lebih singkat dan tajam untuk versi media online?









