ARN24.NEWS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan meluncurkan inovasi layanan kunjungan berbasis teknologi bernama LAKOSTE (Layanan Kunjungan Otomatis Terpadu) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat, khususnya keluarga warga binaan.
Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya menyampaikan bahwa peluncuran LAKOSTE merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Rutan Medan dalam menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan pengunjung.
Melalui LAKOSTE, masyarakat dapat mencetak antrean kunjungan maupun penitipan barang secara mandiri atau self service, kemudian menunggu panggilan yang disampaikan melalui sistem pengeras suara. Inovasi ini dinilai mampu mempercepat proses pendaftaran kunjungan sehingga waktu pengunjung dapat dimanfaatkan secara optimal di ruang kunjungan.
“Dengan sistem ini, pengunjung tidak perlu berlama-lama di loket pendaftaran. Proses menjadi lebih tertib, efisien, dan teratur,” kata pihak Rutan Medan.
Selain menghadirkan kemudahan akses, Rutan Kelas I Medan juga memastikan seluruh layanan kunjungan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Layanan kunjungan di Rutan Medan juga difungsikan sebagai pusat informasi bagi masyarakat. Melalui Sistem Layanan Informasi Satu Meja (SILISMA) yang berada di area pendaftaran, pengunjung dapat memperoleh informasi terkait layanan integrasi warga binaan, seperti pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, serta hak-hak lainnya.
Rutan Medan menegaskan bahwa seluruh alur pelayanan, mulai dari pendaftaran hingga kunjungan berakhir, telah dirancang secara terstandar dan berkesinambungan dengan dukungan petugas yang responsif dan profesional.
Salah seorang pengunjung, Tince, mengaku puas dengan pelayanan kunjungan yang diterapkan Rutan Medan. Menurutnya, kehadiran LAKOSTE membuat proses pendaftaran kunjungan menjadi lebih mudah dan nyaman.
“Dengan adanya LAKOSTE, proses mendaftar kunjungan di Rutan Medan semakin mudah, sudah seperti antre di bank. Pelayanannya memuaskan, tidak dipungut biaya apa pun dan petugasnya melayani dengan baik,” ujarnya.
Seluruh upaya peningkatan layanan tersebut sejalan dengan 15 Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), khususnya dalam penguatan pelayanan publik, peningkatan integritas aparatur, serta pemenuhan hak-hak warga binaan dan masyarakat secara transparan dan akuntabel. (rfn)












