Notification

×

Iklan

Lapas Kelas I Medan Gelar Pesantren Ramadan 1447 H, Ini Tujuan Mulianya

Senin, 23 Februari 2026 | 16:58 WIB Last Updated 2026-02-23T09:58:10Z

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Medan, Senin (23/2/2026). (Foto: Istimewa) 

ARN24.NEWS
– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menggelar kegiatan Pembukaan Pesantren Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Medan, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini akan berlangsung mulai 23 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026, dengan diikuti sebanyak 150 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).


Pesantren Ramadan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai keagamaan selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menghadirkan para pemateri dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan yang akan memberikan materi keagamaan secara intensif selama pelaksanaan pesantren.


Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Kemenag Kota Medan, yakni H. Ahmad Kamil Harahap MA, serta Kepala Kantor Urusan Agama Medan Helvetia, Judri Hutagalung MSi. Kehadiran para tokoh agama ini menjadi bentuk sinergi antara Lapas Kelas I Medan dengan Kemenag dalam mendukung program pembinaan spiritual warga binaan.


Laporan panitia disampaikan oleh Kasi Bimbingan Kemasyarakatan, M. Hidayatullah, yang menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren Ramadan ini dirancang untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih religius, disiplin, serta memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.


Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi disampaikan oleh Kabid Pembinaan, Prayoga Yulanda, yang mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum pembinaan rohani yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi warga binaan.


“Melalui Pesantren Ramadan ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri,” ujarnya.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Kelas I Medan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, guna mewujudkan warga binaan yang berakhlak baik, mandiri, dan siap kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat. (sh