Notification

×

Iklan

Direksi Perumda Tirtanadi Sudah Melakukan Tindak Lanjut Hasil Monitoring BPK Wilayah 1 Sumut

Senin, 06 April 2026 | 22:11 WIB Last Updated 2026-04-06T15:11:00Z

Perumda Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) sudah menyelesaikan keseluruhan hasil monitoring Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah 1 Sumut untuk tahun 2023. (Foto: Istimewa) 

ARN24.NEWS
– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) sudah menyelesaikan keseluruhan hasil monitoring Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah 1 Sumut untuk tahun 2023.


Hal ini berdasarkan hasil tindak lanjut bersama BPK Wilayah 1 Sumut pada Semester 1 Tahun 2025 tertanggal 24 Juli 2025 yaitu tindak lanjut rekomendasi kepada direksi periode sebelumnya terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) No : 98/LHP/XVIII/Medan/12/2023, bahwa telah dilakukan tindaklanjut terhadap hasil monitoring dan telah ditindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK. 


“Adapun jajaran direksi periode yang menjabat saat ini sangat terbuka terhadap laporan masyarakat apalagi BPK walaupun rekomendasi yang disampaikan BPK adalah untuk direksi periode sebelumnya," kata Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Lokot Parlindungan Siregar, Senin (6/4/2026).


Hal itu dikatakan Lokot, terkait adanya pemberitaan pada salah satu media online yang menyatakan adanya dugaan mark up di Tirtanadi terkait beberapa pekerjaan strategis yang dilaksanakan Perumda Tirtanadi antara lain pengadaan pipa lateral, pipa transmisi, dan renovasi menara air.


Dikatakan Lokot, sampai saat ini Perumda Tirtanadi telah menyelesaikan seluruh hasil monitoring BPK yang merupakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) untuk periode tahun 2023.


"Jajaran direksi yang saat ini menjabat sangat memberikan atensi untuk menindaklanjuti setiap hasil monitoring BPK Wilayah 1 Sumut, dengan baik dan transparan," ujar Lokot lagi.


Sementara Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) Perdinan Ginting mengatakan, bahwa dalam LHP BPK tidak ada menyampaikan tentang mark up, hanya ketidaksesuaian yang harus ditindaklanjuti.


"Tidak ada kalimat mark up pada pemeriksaan BPK yang ada itu ketidaksesuaian," ujar Perdinan Ginting.


Dikatakannya, setiap hasil dari monitoring BPK yang memeriksa dari suatu pekerjaan akan mencantumkan istilah ‘sesuai atau tidak sesuai’ untuk hasil pemeriksaannya.


Selain itu, kata Perdinan, setiap pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK Wilayah 1 Sumut akan langsung ditindaklanjuti dan dilaporkan kembali kepada BPK sesuai ketentuan yang berlaku dengan melampirkan bukti-bukti yang ada. (sh