ARN24.NEWS - Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, Rommy Van Boy, mendesak Wali Kota Medan, Rico Waas, untuk menindak tegas rumah sakit yang dinilai mempersulit masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Desakan tersebut disampaikan Rommy saat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar di Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Maimun pada 18–19 April 2026.
Menurut dia, hingga saat ini masih banyak laporan dari masyarakat terkait penolakan pasien oleh rumah sakit dengan alasan keterbatasan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) penuh.
“Kami minta Wali Kota Medan tegas. Jangan biarkan rumah sakit yang tidak pro terhadap program UHC terus mengecewakan masyarakat,” ujarnya.
Rommy menilai alasan klasik tersebut kerap digunakan oleh oknum rumah sakit yang tidak mendukung program berobat gratis menggunakan KTP.
Ia menegaskan, secara regulasi, warga Kota Medan seharusnya sudah dapat mengakses layanan kesehatan secara merata tanpa diskriminasi. Namun dalam praktiknya, masih banyak hambatan administratif dan birokrasi di lapangan, baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit.
“Warga cukup menggunakan KTP untuk berobat. Tidak boleh ada lagi yang dipersulit,” tegasnya.
Sebagai solusi, Rommy mengaku telah membentuk tim “Sahabat Rommy Van Boy” yang bertugas membantu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Tim tersebut memberikan pendampingan administrasi bagi warga yang mengalami kendala data kependudukan, menyediakan layanan ambulans gratis, serta melakukan advokasi langsung ke fasilitas kesehatan apabila terjadi penolakan pasien.
“Semua layanan ini gratis. Saya tidak ingin ada lagi warga Medan yang takut berobat hanya karena biaya atau birokrasi,” katanya.
Selain persoalan kesehatan, dalam kegiatan tersebut Rommy juga menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, seperti drainase, penerangan jalan, hingga pemangkasan pohon yang dinilai membahayakan.
Ia berjanji akan mengawal seluruh aspirasi tersebut agar segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Partai Golkar akan terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan sistem kesehatan di Kota Medan benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujarnya. (rfn)









