
Melalui Tim Klinik Pratama, Lapas Kelas I Medan menggelar penyuluhan mengenai penyakit tidak menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus, yang diikuti 30 warga binaan di Blok T5. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan terus memperkuat program pembinaan kesehatan bagi warga binaan, Kamis (11/6/2026).
Melalui Tim Klinik Pratama, Lapas Kelas I Medan menggelar penyuluhan mengenai penyakit tidak menular (PTM), khususnya Diabetes Melitus, yang diikuti 30 warga binaan di Blok T5.
Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan serta Tim Pengamanan Intelijen dan Penindakan (PATNAL) tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kegiatan itu, Tim Dokter Lapas Kelas I Medan memberikan edukasi terkait pengertian Diabetes Melitus, faktor risiko, gejala, komplikasi yang dapat ditimbulkan, hingga langkah-langkah pencegahan melalui pola makan sehat, aktivitas fisik yang teratur, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi menyampaikan penyuluhan tersebut juga menjadi sarana edukasi kesehatan guna mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular yang berpotensi mengganggu kondisi kesehatan warga binaan.
Sebagai tindak lanjut, Tim Klinik Pratama Lapas Kelas I Medan melakukan pemeriksaan kadar gula darah (KGD) terhadap dua warga binaan yang dipilih secara acak berdasarkan kategori usia.
"Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko Diabetes Melitus sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin," kata Kalapas.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kedua warga binaan menunjukkan kadar gula darah dalam batas normal.
Tim kesehatan kemudian mengimbau agar kondisi tersebut tetap dipertahankan dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga aktivitas sehari-hari, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta aktif mengikuti program pembinaan kesehatan yang diselenggarakan pihak lapas.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta. Melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini, Lapas Kelas I Medan berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta mampu menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan kembali ke tengah masyarakat. (sh)







