Notification

×

Iklan

PSMS Kalah Tipis dari Persebaya, Eko Purdjianto Puji Perlawanan ‘Ayam Kinantan’

Rabu, 29 Juli 2026 | 23:15 WIB Last Updated 2026-07-29T16:15:21Z

Pemain PSMS sangat kesulitan menghadang pemain asing Persebaya hingga harus mengakui keunggulan tuan rumah 1-0 dalam lanjutan Piala Presiden 2026. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– PSMS Medan harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah kalah tipis 0-1 pada pertandingan kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7/2026) malam WIB. 


Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak kapten Persebaya, Yuran Fernandes, pada menit ke-45+1, sekaligus membuat Ayam Kinantan kembali gagal meraih poin di turnamen pramusim ini.


Sejak menit awal, Persebaya tampil agresif dengan menguasai penguasaan bola dan berulang kali menekan pertahanan PSMS. 


Meski mendapat tekanan, tim asuhan Eko Purdjianto mampu bertahan disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik. Ketika babak pertama tampak akan berakhir tanpa gol, Persebaya memanfaatkan situasi bola mati. Yuran Fernandes berhasil menyambut umpan di kotak penalti dan menggetarkan gawang PSMS pada menit ke-45+1 untuk membawa Bajul Ijo unggul 1-0 saat turun minum.


Memasuki babak kedua, PSMS bermain lebih berani. Ayam Kinantan meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mampu menembus lini pertahanan Persebaya. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol penyama kedudukan. 


Di sisi lain, Persebaya juga memiliki kesempatan memperbesar keunggulan melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir mereka belum membuahkan hasil. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.


Usai pertandingan, Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya meski harus menelan kekalahan. Menurutnya, pertandingan melawan Persebaya menunjukkan perkembangan positif dalam proses pembentukan tim menuju kompetisi Liga 2.


"Perlawanan PSMS luar biasa. Kita syukuri ini pertandingan pramusim kedua di Piala Presiden melawan Persebaya. Pemain menjalankan instruksi dengan bagus. Terbukti ada perlawanan. Ada beberapa pemain yang kemarin tidak bermain, kali ini kita mainkan. Ada progres untuk permainan kita sebagai pemantapan tim menjelang Liga 2. Apresiasi besar buat para pemain," ujar Eko kepada media.


Eko juga mengungkapkan komposisi skuad PSMS masih belum final. Sejumlah pemain yang sedang menjalani masa seleksi masih akan dipantau hingga pertandingan terakhir menghadapi Persija Jakarta.


"Ada beberapa pemain asing yang masih trial di PSMS, kita lihat nanti sampai pertandingan terakhir menghadapi Persija. Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan penambahan pemain sesuai regulasi dan kuota. Dari dua pertandingan ini kami sudah mendapat banyak gambaran. Masih ada sekitar satu setengah bulan masa pramusim, semoga permainan PSMS semakin solid. Tetap ada kemungkinan perekrutan pemain setelah Piala Presiden," kata dia.


Sementara itu, gelandang PSMS Rangga Muslim menilai Piala Presiden menjadi ajang yang sangat penting bagi tim untuk membangun chemistry sebelum mengarungi kompetisi Championship musim 2026/2027.


"Ini momen yang bagus buat kami agar bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi musim ini. Dari dua pertandingan kemarin dan hari ini, banyak hal yang kami pelajari, terutama chemistry agar kemampuan tim semakin meningkat dan bisa bersaing di Championship musim depan," ujar Rangga mendampingi Eko.


Kekalahan dari Persebaya membuat PSMS belum meraih poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya juga takluk dari Port FC. Meski demikian, penampilan yang lebih kompetitif di banding laga perdana menjadi modal positif bagi Ayam Kinantan untuk terus mematangkan permainan sebelum mengawali perjuangan di Liga 2 musim 2026/2027. 


Pada laga terakhir Grup B, PSMS dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta, Sabtu (1/8/2026) untuk menutup kiprah mereka di Piala Presiden 2026. (sh)