
Polisi tangkap pencuri motor ojol disabilitas. (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Polisi menangkap seorang pria, M Arif Matondang (30), diduga terlibat pencurian sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) wanita tunarungu di Kota Medan.
"Pelaku pencuri motor driver ojol (menyandang tunarungu) sudah ditangkap," kata Kanit JCS Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, Selasa (25/8/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan, tersangka yang merupakan warga Tebing Tinggi diduga telah melakukan 42 kasus pencurian sepeda motor di sejumlah wilayah.
Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di Kota Medan, tetapi juga menyebar ke sejumlah daerah di Sumut.
“Tersangka ini sudah melakukan 42 kasus yang sama di wilayah hukum Kota Medan, Medan Belawan, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Deli Serdang," kata Bimo.
"Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun,” sambungnya.
Kanit Resmob mengungkapkan salah satu kasus yang diungkap berkaitan dengan pencurian sepeda motor milik seorang driver ojol.
"Modus pelaku berpura-pura ingin membantu," kata Bimo.
Terhadap tersangka Arif Matondang diberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya karena melawan saat penyergapan.
Usai ditangkap polisi kemudian memboyong tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya.
Sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (ojol) penyandang disabilitas di Kota Medan menjadi korban tabrak lari angkot, sepeda motor yang menjadi sumber penghasilannya justru dibawa kabur oleh seorang pria yang sempat berpura-pura memberikan pertolongan.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jamin Ginting, Medan, pada Minggu (5/7/2026) lalu. Saat itu, RA mengalami kecelakaan setelah disenggol sebuah angkot yang kemudian langsung melarikan diri dari lokasi.
Warga yang melihat kejadian berusaha membantu korban dan membawanya ke rumah sakit. Di tengah situasi tersebut, seorang pria yang mengaku ingin membantu justru diduga memanfaatkan keadaan.
Motor matic milik korban sempat dititipkan di sebuah salon tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
Namun, pria tersebut kemudian kembali ke salon dan meminta kunci kendaraan dengan alasan akan mengurus keperluan korban. Setelah mendapatkan kunci, ia membawa kabur sepeda motor tersebut.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, kemudian beredar di media sosial dan menjadi viral. (sh)








