Notification

×

Iklan

Toko Konveksi di Jalan Bromo Dibobol Maling

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:23 WIB Last Updated 2026-08-29T07:23:19Z

Pemilik toko, Eva Friardika saat menjelaskan tokonya dibobol di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– .Toko Konveksi Ismail Multi Mandiri di Jalan Bromo, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, dibobol maling. Sejumlah mesin jahit hingga gulungan kain raib hingga kerugian material ditaksir mencapai Rp 13 juta. 


Pencurian tersebut baru diketahui pemilik toko, Eva Friardika, Jumat (28/8/2026) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Eva mengaku mendapat laporan dari salah seorang karyawannya saat hendak membuka toko. 


"Anggota kemarin pulang jam 11 malam, jadi kami tidak tahu persis jam berapa kejadiannya. Saya baru tahu paginya saat dikabari ruko sudah kebobolan," ujar Eva, Sabtu (29/8/2026). 


Saat tiba di lokasi, Eva mendapati dinding belakang toko sudah berlubang diduga dijebol pelaku. Kondisi di dalam ruko pun berantakan, dengan banyak barang yang hilang. 


"Pas masuk, barang-barang sudah hilang. Baju satu keranjang hilang dan dinding sudah bolong. Diperkirakan kejadiannya dini hari, sekitar jam 02.00 WIB ke atas," imbuhnya. 


Setelah memeriksanya secara teliti, barang-barang yang digondol maling, di antaranya 7 gulung kain pakaian, 1 unit kepala mesin jahit merek Typical, 1 set sensor mesin bordir, 1 unit mesin vakum, 2 unit setrika listrik merek Philips, dan 1 keranjang pakaian. 


Eva mengakui, toko miliknya tersebut memang tidak dijaga saat malam hari, karena penjaga sebelumnya telah pindah usai menikah. 


Dia mencurigai adanya indikasi keterlibatan oknum tertentu yang sempat mendatangi tokonya beberapa hari sebelum kejadian. 


"Beberapa hari lalu sempat ada orang tidak dikenal datang meminta uang keamanan, tetapi tidak kami berikan," jelasnya. 


Eva juga mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Medan Area.


Kapolsek Medan Area, AKP Ainul Yaqin melalui Kanit Reskrim, Iptu Fajri Lubis membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan proses penanganan sedang berjalan. 


"Siap, laporan ini langsung kami tindak lanjuti. Tim Inafis juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," tegas Fajri. (sh