Notification

×

Iklan

Bobby Nasution Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Kabut Asap di Sumut

Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:48 WIB Last Updated 2026-10-15T15:48:03Z

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyiapkan upaya modifikasi cuaca untuk memicu hujan guna mengurangi dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa provinsi. (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyiapkan upaya modifikasi cuaca untuk memicu hujan guna mengurangi dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa provinsi.


Bobby mengatakan, upaya modifikasi cuaca telah dicoba di kawasan Danau Toba dan direncanakan berlanjut ke sejumlah daerah lain secara bertahap.


“Hari ini sampai besok kami juga sudah mencoba untuk modifikasi cuaca agar bisa menurunkan hujan di wilayah Sumatera Utara, hari ini kami coba di kawasan Danau Toba,” kata Bobby di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).


Ia menjelaskan, pelaksanaan modifikasi cuaca di wilayah lain akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan penanganan kabut asap di Sumut.


“Untuk daerah lainnya di beberapa wilayah di Sumatera Utara akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.


Selain mengupayakan hujan melalui modifikasi cuaca, Bobby mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengenai pemanfaatan metode dry ice atau es kering dalam penanganan kabut asap.


Menurut Bobby, metode tersebut digunakan dalam upaya mengangkat asap agar tidak turun ke permukaan tanah dan mengganggu masyarakat.


“Tadi sudah komunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan yang hari ini juga sudah membuat dry ice mengangkat asapnya biar bisa naik, tidak berbahaya asapnya turun ke darat, melalui teknologi yang ada,” katanya.


Bobby menyebutkan, metode tersebut menjadi salah satu alternatif apabila upaya modifikasi cuaca tidak berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, akan mengupayakan berbagai langkah untuk mengurangi dampak kabut asap agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.


“Kalau besok upaya penurunan hujan di beberapa wilayah di Sumatera Utara berhasil, mungkin ada beberapa yang tidak berhasil, asapnya masih tinggi kami akan coba berbagai upaya memastikan asap yang ada di Sumatera Utara tidak mengganggu aktivitas sehari-hari kita semua,” tutur Bobby. (rfn)