ARN24.NEWS - Video Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Asri Ludin Tambunan, yang melontarkan candaan mengenai gaji Rp10 juta per bulan di hadapan para pencari kerja saat kegiatan bursa kerja viral di media sosial dan menuai kritik dari warganet.
Dalam rekaman yang beredar pada Oktober 2026, Asri terlihat menghampiri kerumunan pencari kerja yang sedang mengantre, kemudian melontarkan pertanyaan mengenai tawaran gaji Rp10 juta per bulan.
“Ada yang mau kerja gaji 10 juta sebulan? Gaji sepuluh juta sebulan? Ada? Tunjuk tanganlah dulu! Sini kalau mau!” demikian ucapan yang terdengar dalam video tersebut.
Momen itu menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah warganet menilai candaan tersebut tidak tepat disampaikan di tengah masyarakat yang sedang berupaya mendapatkan pekerjaan.
Kritik juga muncul karena para pencari kerja telah mengantre untuk memperoleh kesempatan bekerja, sementara tawaran gaji yang disampaikan dalam rekaman tersebut dipersepsikan sebagian warganet sebagai candaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ditemukan klarifikasi resmi dari Bupati Asri Ludin Tambunan mengenai maksud pernyataan tersebut. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga belum memberikan tanggapan yang tercantum dalam laporan yang menjadi rujukan pemberitaan ini.
Sebelumnya, pada Juni 2026, Asri Ludin juga menjadi sorotan setelah video pernyataannya mengenai pembayaran pajak saat menanggapi persoalan jalan rusak beredar di media sosial.
Saat itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menilai pernyataan tersebut sebagai ajakan agar masyarakat taat membayar pajak, meskipun ia mengakui cara penyampaiannya mungkin kurang tepat.
Terpisah, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebelumnya menggelar Job Fair 2026 yang melibatkan 30 perusahaan pada 29 September 2026. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka di daerah itu.
Berdasarkan laporan RRI pada 30 September 2026, tingkat pengangguran terbuka Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025. (rfn)














