Notification

×

Iklan

Iklan

Postingan Medsos Kajari Batubara Komit Menangkan Salah Satu Capres Hoax

Minggu, 14 Januari 2024 | 12:15 WIB Last Updated 2024-01-14T05:15:45Z

Postingan di berbagai media sosial berjudul, ‘BOCOR!!! Rekaman Perbincangan Antara Dandim, Bupati, Kapolres dan Kajari Batu Bara’ seolah telah berkomitmen memenangkan salah satu pasangan calon presiden (Capres), dipastikan hoax (berita bohong). (Foto: Istimewa)

ARN24.NEWS
– Postingan di berbagai media sosial (medsos) seperti Twitter dan TikTok dengan nama akun Adr***** berjudul, ‘BOCOR!!! Rekaman Perbincangan Antara Dandim, Bupati, Kapolres dan Kajari Batu Bara’ seolah telah berkomitmen memenangkan salah satu pasangan calon presiden (Capres), dipastikan hoax (berita bohong).


Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Kasi Penkum, Yos A Tarigan dalam keterangannya di Grup WhatsApp, Minggu (14/1/2024) siang.


“Postingan di medsos itu dipastikan hoax. Pimpinan sudah mengklarifikasi hal itu ke pak Kajari (Batubara Amru Siregar). Yang bersangkutan mengatakan, tidak tahu menahu tentang rekaman percakapan tersebut,” kata Yos.


“Yang bersangkutan tidak pernah hadir atau kumpul-kumpul dengan Forkopimda terkait dengan pembicaraan yang beredar. Sekali lagi, postingan di medsos itu dipastikan hoax,” tegasnya.


Yos A Tarigan menambahkan, Jaksa Agung secara tegas memerintahkan agar Kejati Sumut untuk melakukan klarifikasi atas kejadian dimaksud dan sudah dilakukan.


“Pak Jaksa Agung juga menyarankan untuk dilakukan klarifikasi dengan media, melaporkan kasusnya ke Bawaslu setempat dan pihak yang berwajib sehingga tidak berkembang menjadi fitnah di tengah situasi politik saat ini,” katanya.


Disinggung suara siapa yang terekam pada rekaman itu, Yos menjawab bahwa hal tersebut sudah dijelaskan pada narasi bantahan di berita ini.


“Ada di sini Bg,” jawabnya.


Diketahui sebelumnya di berbagai kesempatan, sambung Yos, Kajati Sumut tidak bosan-bosannya mengingatkan jajaran di Kejaksaan Negeri (Kejari) hingga Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) di Sumut agar menjaga netralitas.


“Pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2023 di Aula Sasana Cipta Kerta Lantai 3 Kantor Kejati Sumut Jalan AH Nasution Medan, Senin (18/12/2023) lalu juga beliau berpesan agar jajaran dalam memasuki masa tahapan kampanye Pemilu 2024 memastikan pelaksanaan pesta demokrasi di masing-masing wilayah berjalan lancar,” kata Yos.


Setiap pegawai kejaksaan, imbuh mantan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Deli Serdang ini, wajib hukumnya untuk menjaga netralitas dan jangan sampai terlibat politik praktis.


“Kami tetap menjaga netralitas sebagaimana imbauan pak Jaksa Agung dan kalau ditemukan adanya tindakan yang tidak netral akan ditindak tegas. Informasi lainnya perlu kawan-kawan media ketahui, pak Kajari (Batubara) juga sudah menyampaikan klarifikasi ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batubara,” pungkas juru bicara Kejati Sumut tersebut. (sh)