Notification

×

Iklan

Iklan

Polri Peduli Sosial Bedah Rumah Penggali Kubur Warga Pancurbatu

Rabu, 26 Juni 2024 | 16:51 WIB Last Updated 2024-06-26T09:51:15Z


 
ARN24.NEWS -- Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Poldasu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan melakukan Bedah Rumah warga yang tak layak huni.

Untuk wilayah hukum Polrestabes Medan, kegiatan bedah rumah ini dilaksanakan di Jalan Perbatasan, Dusun VI Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang. Rumah yang bedah adalah milik Yahdir, seorang pekerja penggali kubur.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol teddy Jhon Sahala Marbun, bersama Kapolsek Pancur Batu AKP Dr Krisnat Indratno, meresmikan rumah, Selasa (25/6/2024) siang. 

Kegiatan itu juga turut dihadiri oleh Danmen Arhanud 2/SSM Letkol Arh R. Jatmiko Adehi, Kapolsek Pancur Batu AKP Krisnat Indratno, mewakili Camat Pancur Batu Fajar, Kepala Desa Lama Nizar Laksamana Tarigan dan Wakil Karo-karo sebagai tokoh masyarakat yang cukup antusias setiap kegiatan bagi warga yang kurang mampu.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun mengatakan kegiatan ini untuk memperingati HUT Bhayangkara ke-78 Tahun 2024, kegiatan bedah rumah ini merupakan Bhakti sosial Polri khususnya Polda Sumut kepada warga kurang mampu sebagai wujud kepedulian sosialnya.

”Ini merupakan wujud kepedulian Sosial Polri (Polda Sumut) kepada warga yang kurang mampu khususnya ditengah-tengah menyambut peringatan HUT Bhayangkara ke-78,” tandas Kombes Pol Teddy Jhon Sahala Marbun.

Sebelumnya diketahui rumah Yahdir ini tak layak huni dengan dinding rumah yang bolong terbuat dari tepas dengan kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan dan berlantaikan tanah. 

Di sela-sela  Yahdir menerima kunci rumahnya yang baru, sempat berucap terima kasih banyak, murah rezeki kepada Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Pancur Batu. 

Dia pun tak pernah bermimpi mendapatkan rejeki dari Allah SAW sesempurna ini. Untuk itu, Yahdir akan selalu berdoa agar Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Pancur Batu selalu sehat dan dalam lindungan Allah SAW. (el tarigan)