Notification

×

Iklan

Iklan

Dr. Ikbal Hanafi Hasibuan (Tokoh Pemuda Sumut): Prancis Diprediksi Ke Final

Selasa, 09 Juli 2024 | 11:25 WIB Last Updated 2024-07-09T12:59:31Z
Dr. Ikbal Hanafi Hasibuan (Tokoh Pemuda Sumut)

ARN24.NEWS --
Satu tiket menuju final Piala Eropa 2024 diperebutkan dua negara digdaya lapangan hijau. Adalah Spanyol bertemu Timnas Prancis di babak semifinal yang digelar di Allianz Arena/Munich Football Arena, Rabu (10/7/2024) pukul 02.00 WIB.

Spanyol yang meraih hasil sempurna sepertinya jadi lawan tangguh bagi anak asuh Didier Deschamps. Pun sekalangan pecinta sepakbola mengarahkan kemengan kepada Tim Matador (julukan Spanyol) dengan 35 persen, beda halnya apa yang diuraikan Dr Ikbal Hanafi Hasibuan ini. 

Kata Ikbal yang menjabat Sekretaris MPW PP Sumut, Timnas Prancis bakal menyulitkan langkah Spanyol menuju final Piala Eropa 2024. Malah, lanjut Ex Badan Pengawas Tirtanadi Sumut, itu bahwa si Ayam Jago pula yang meraih tiket menuju grand final nantinya. 

"Memang permainan Prancis pada babak-babak awal kurang meyakinkan. Tapi jangan silap, saat di laga-laga krusial dan penting ini Prancis akan menyurahkan segala kemampuan. Ya, termasuk sang penyerang andalan Kylian Mbappe, saya prediksi bisa mencetak gol ke gawang Spanyol," urai ayah dua anak ini saat ditanya tentang prediksinya di semifinal Piala Eropa 2024, Selasa (9/7/2024). 

Secara statistik, kemenangan Prancis cuma 31 persen dengan hasil imbang 34 persen. Ramalan sekalangan pecinta sepakbola dunia itu memang bukan tanpa alasan. Ya, itu tadi karena melihat naik turunnya permainan Timnas Prancis. Hanya saja, Prancis telah merasakan lawan-lawan berat sebelumnya. 

Terakhir Prancis melumat Portugal dengan skor 5-3 lewat adu penalti. "Timnas Prancis itu ibarat kata seperti mesin solar. Lambat panasnya, tapi kalau sudah panas, semuanya disapu bersih. Dan saya rasa itu bakal dirasakan Spanyol pada laga yang sangat menentukan dini hari nanti," ungkap pria 38 tahun yang bermukim di Jalan Titi Sewa, Tembung. 

Soal strategi, Ikbal meyakini pelatih Prancis Didier Deschamps tetap kepada skema 4-3-1-2. Artinya, Les Blues berfokus pada penguasaan lini tengah dengan mengandalkan Auelien Tchouameni, N’Golo Kante dan Antoine Griezmann. Dan itu sudah terbukti saat mereka menahan imbang Timnas Portugal. 

Di lini serang dua penyerang berusia muda, Kylian Mbappe dan Kolo Muani diharapkan lebih konsen memaksimalkan aliran bola dari ketiga punggawa di lini tengahnya. 

"Memang, kalau dilihat performa kedua tim, tak jauh beda. Kedua tim punya skil di atas rata-rata dan bermain di liga besar top eropa. Yang harus diantispasi Prancis kecepatan dua pemain sayap Spanyol Dani Olmo dan Rodri yang selama ini cukup apik dan mampu melesakkan gol," tukasnya. 

Apalagi dilihat dari lima laga terakhir, baik Spanyol dan Prancis sama-sama meraih sekali kemenangan, sekali kalah dan sekali imbang. "Kedua tim ini sebenarnya layak bertemu di final," beber pengidola Timnas Prancis tersebut. 

Untuk kans sendiri, Ikbal optimis Prancis melumat Spanyol dengan skor tipis 2-1. Diketahui, terakhir kali Spanyol dan Prancis bertemu adalah di final UEFA Nations League pada Oktober 2021. Spanyol kalah 1-2. Spanyol unggul lewat gol Mikel Oyarzabal menit 64, kemudian Prancis berbalik menang melalui gol-gol Karim Benzema menit 66 dan Kylian Mbappe menit 80.

Spanyol selain kehilangan bek sayapnya, Dani Carvajal, mereka juga akan menepikan bek tengah, Robin Le Normand. Kedua pemain ini tak mendapatkan pemutihan kartu mengingat skorsing didapatkan pada fase perempat final. Jesus Navas dan Nacho Fernandez kemungkinan bakal mengisi kekosongan tersebut.

Ada pun Prancis tampaknya tak memiliki masalah berarti soal kelengkapan skuad. Pemain andalan seperti Kylian Mbappe hingga Antoine Griezmann masih jadi tumpuan. Sedangkan Adrien Rabiot bisa kembali memperkuat tim setelah absen di laga terakhir karena skorsing kartu.

Spanyol cuma kalah 1 kali dalam 17 laga terakhir. Spanyol selalu menang dalam 7 laga terakhir. Spanyol 4 kali clean sheet dan cuma kebobolan total 3 gol dalam 7 laga terakhir. Spanyol selalu mencetak minimal 2 gol dalam 6 dari 8 laga terakhir. Tak termasuk adu penalti, Prancis cuma kalah 1 kali dalam 16 laga terakhir di putaran utama Euro. 

Tak termasuk adu penalti, Prancis cuma menang 3 kali dalam 10 laga terakhir di putaran utama Euro.  Prancis 4 kali clean sheet dan cuma kebobolan total 1 gol dalam 5 laga terakhir di putaran utama Euro. Prancis cuma mencetak total 3 gol dalam 5 laga terakhir di putaran utama Euro. 

Prancis cuma kalah 1 kali dalam 13 laga terakhir. Prancis tak terkalahkan dalam 8 laga terakhir. Prancis 6 kali clean sheet dan cuma kebobolan total 1 gol dalam 7 laga terakhir. Prancis cuma mencetak total 3 gol dalam 6 laga terakhir. (saze)