Notification

×

Iklan

Dari Balik Jeruji, Lantunan Ilahi Menggema di Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:59 WIB Last Updated 2026-03-03T11:00:23Z

Gedung Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi. (Foto: Humas Lapas Bagansiapiapi)

ARN24.NEWS
– Suasana khusyuk menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi saat lantunan azan dan ayat suci Al-Qur’an menggema dari balik jeruji, Selasa (3/3/2026). 


Rangkaian perlombaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) resmi dibuka dan berlangsung penuh antusias.


Tiga cabang utama diperlombakan, yakni lomba azan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an (tartil), serta seni tilawah. 


Puluhan perwakilan dari setiap blok hunian tampil mengenakan busana muslim lengkap, menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti ajang tersebut.


Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian di dalam lapas. Selain sebagai wadah menyalurkan bakat, lomba keagamaan ini bertujuan membangun rasa percaya diri serta memperkuat pemahaman nilai-nilai spiritual di kalangan warga binaan.


Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Agus Imam Taufik menyampaikan bahwa pembinaan rohani merupakan fondasi penting dalam proses pemasyarakatan.


“Di balik tembok ini, ada proses perubahan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga memperbaiki diri dan memperkuat iman sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Sorak dukungan dari sesama WBP terdengar ketika salah satu peserta melantunkan ayat suci dengan teknik tilawah yang memukau. 


Sejumlah penonton tampak terharu, menyadari bahwa ruang pembinaan justru menjadi tempat menemukan kembali jati diri dan jalan spiritual.


Dewan juri yang berasal dari penyuluh agama setempat turut memberikan apresiasi atas kualitas vokal serta pemahaman tajwid para peserta. Mereka menilai kemampuan yang ditampilkan tidak kalah dengan masyarakat umum di luar lapas.


Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai religius yang ditanamkan dapat terus tumbuh dan menjadi bekal perubahan positif bagi warga binaan di masa depan. (rfn)