Notification

×

Iklan

Antisipasi Geng Motor dan Begal, Desa Sambirejo Timur Bentuk Posko Siaga

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24 WIB Last Updated 2026-08-10T15:24:31Z

Rapat koordinasi tiga pilar desa bersama unsur masyarakat yang digelar di Kantor Desa Sambirejo Timur, Minggu (9/8/2026) malam.

ARN24.NEWS
- Pemerintah Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, memperkuat langkah pengamanan lingkungan menyusul adanya aksi kelompok geng motor yang melintas dan diduga menghadang pengendara pada dini hari.


Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi tiga pilar desa bersama unsur masyarakat yang digelar di Kantor Desa Sambirejo Timur, Minggu (9/8/2026) malam.


Kepala Desa Sambirejo Timur, M. Arifin, saat memberikan keterangan pada Senin (10/8/2026), mengatakan rapat tersebut digelar sebagai bentuk sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi geng motor dan begal.


“Semalam kami buat rapat tiga pilar desa bersama tokoh masyarakat dan masyarakat yang peduli dengan keamanan desa. Ini untuk menyikapi adanya geng motor yang melintas di wilayah desa kami,” kata M. Arifin.


Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Sekelompok geng motor yang membawa senjata tajam melintas di salah satu ruas jalan desa. 


Saat menemukan pengendara sepeda motor seorang diri, kelompok tersebut diduga melakukan penghadangan dan mengambil kendaraan korban.


“Sabtu malam atau dini hari itu ada geng motor bersenjata tajam masuk ke jalan desa kami. Sekitar pukul 04.30 WIB mereka melintas. Kalau bertemu pengendara sepeda motor yang sendirian, dihadang dan diambil motornya,” ungkapnya.


Namun, M. Arifin menegaskan, kejadian tersebut tidak berarti wilayah Desa Sambirejo Timur menjadi lokasi mangkal atau tempat kelompok begal menunggu korbannya.


Menurut dia, ruas jalan di wilayah desa hanya menjadi salah satu jalur perlintasan karena aksesnya dapat tembus menuju kawasan Kualanamu.


“Jangan sampai pandangan di media sosial seakan-akan desa kami ini mencekam karena ada begal. Padahal, kejadian itu desa kami menjadi perlintasan mereka karena jalannya tembus ke Kualanamu. Bukan ada begal yang nongkrong menunggu targetnya,” jelas M. Arifin. 


Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, rapat koordinasi tersebut dihadiri berbagai unsur yang tergabung dalam tiga pilar desa dan elemen masyarakat.


M. Arifin menyebutkan, unsur yang hadir antara lain Pemerintah Desa Sambirejo Timur, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, Direktur BUMDes, keterwakilan Pemuda Pancasila Desa Sambirejo Timur, serta masyarakat.


“Seluruh elemen pilar desa hadir. Ada pemerintah desa, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Direktur BUMDes, keterwakilan pemuda Pancasila desa, dan masyarakat. Kami bersama-sama membahas langkah yang harus dilakukan untuk menjaga keamanan,” katanya.


Dari hasil rapat tersebut, disepakati pembentukan posko siaga untuk mengantisipasi geng motor, begal, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya di sepanjang jalan lintas Desa Sambirejo Timur.


Posko siaga tersebut mulai diaktifkan pada Senin (10/8/2026) malam dan akan berlangsung selama dua pekan. Pengamanan dilakukan pada jam rawan, yakni mulai pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB.


“Kami sepakat mulai malam ini sampai dua minggu ke depan membuat posko siaga antisipasi geng motor dan begal di jalan lintas Desa Sambirejo Timur. Mulai pukul 01.00 dini hari sampai pukul 05.00 subuh,” tegas M. Arifin.


Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan di wilayah Desa Sambirejo Timur. 


Masyarakat juga diimbau tidak mudah menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kesan bahwa kondisi desa dalam keadaan mencekam.


“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga keamanan desa. Masyarakat jangan panik, tetapi tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat apabila melihat hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya. (ril)