Notification

×

Iklan

Sempat Viral di Medsos, Polsek Delitua Gercep Amankan 14 Pelajar Terlibat Tawuran, Anak Panah dan Tongkat Besi Disita

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB Last Updated 2026-08-09T01:04:43Z


ARN24.NEWS
– Aksi tawuran antarpelajar yang sempat viral di media sosial (medsos) membuat personel Unit Reskrim Polsek Delitua bergerak cepat. Sebanyak 14 pelajar yang diduga terlibat tawuran diamankan di kawasan Jalan Brigjen Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Jumat (7/8/2026).


Kapolsek Delitua AKP K Sitompul mengatakan, belasan pelajar tersebut diamankan setelah diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap salah satu sekolah.


"Ada 14 orang pelajar yang kita amankan karena terlibat aksi tawuran. Para pelaku itu berasal dari Sekolah Yapim, SMP 28 dan Sekolah YPI," ujar AKP K Sitompul kepada awak media.


Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelajar tersebut diduga melakukan penyerangan ke Sekolah Harapan Mandiri.


Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni enam unit sepeda motor, dua tongkat besi serta anak panah yang terbuat dari besi.


"Terhadap ke-14 pelajar yang diamankan untuk sementara waktu telah ditahan di Mapolsek Delitua untuk menjalani pembinaan," jelas Sitompul didampingi Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Elia Karo-Karo.


Sitompul menambahkan, pihaknya akan memanggil orang tua dan pihak sekolah dari para pelajar tersebut. Pemanggilan dilakukan untuk memberikan pembinaan sekaligus membuat pernyataan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


"Kepada orang tua, pada kesempatan ini saya mengingatkan untuk mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di luar rumah agar tidak melakukan hal-hal negatif, salah satunya aksi tawuran," katanya.


Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam aksi tawuran tersebut. Personel Polsek Delitua langsung turun ke lokasi setelah mengetahui adanya aksi tawuran dan mengamankan para pelajar yang terlibat.


"Tentunya Polsek Delitua akan menindak tegas apabila para pelajar yang diamankan tersebut kembali melakukan aksi tawuran," pungkasnya. (EL Trg)