Notification

×

Iklan

Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau PJJ Mulai 16 Oktober

Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:45 WIB Last Updated 2026-10-15T15:45:06Z

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Bupati Asahan Zainal Abidin meluncurkan operasional 33 unit bus perintis gratis bagi pelajar di lima kabupaten di Sumatera Utara. Peluncuran secara daring melalui Zoom tersebut dipusatkan di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026). (Foto: Dinas Kominfo Sumut/Munawar Harahap)

ARN24.NEWS
- Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengimbau pemerintah kabupaten/kota mengantisipasi masuknya kabut asap ke wilayah Sumatera Utara (Sumut) dengan memantau kualitas udara dan meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat.


Sebagai langkah antisipasi, Bobby meminta pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB mulai Jumat (16/10/2026) untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap peserta didik.


Imbauan tersebut disampaikan Bobby saat peluncuran operasional bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).


“Untuk SMA, SMK, dan SLB, mulai besok saya harapkan sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap,” ujar Bobby.


Ia menegaskan, penerapan PJJ bukan berarti kegiatan belajar mengajar dihentikan. Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran dari rumah sebagai upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap.


Selain meminta penerapan PJJ, Bobby mengimbau para bupati dan wali kota di Sumut agar terus memantau perkembangan kualitas udara di wilayah masing-masing.


Pemerintah daerah juga diminta mengedukasi masyarakat mengenai langkah-langkah perlindungan kesehatan, termasuk menggunakan masker untuk mengurangi paparan kabut asap, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.


“Bupati/wali kota juga kami harapkan terus memantau perkembangan kondisi udara. Kita imbau juga masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan kesehatan dengan menggunakan masker,” katanya.


Dalam upaya penanganan kabut asap, Bobby mengungkapkan bahwa Pemprov Sumut telah mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk memicu turunnya hujan. Upaya tersebut telah dilakukan di Kabupaten Samosir dan direncanakan berlanjut ke sejumlah daerah lainnya.


“Kita telah mencoba modifikasi cuaca di wilayah Kabupaten Samosir dan direncanakan untuk dilanjutkan di daerah lain,” ujarnya.


Pemprov Sumut juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait penanganan kabut asap, termasuk kemungkinan pemanfaatan teknologi pendukung untuk mengurangi dampaknya.


“Kita juga bersinergi dengan Provinsi Sumsel terkait pemanfaatan teknologi pendukung pengurangan asap,” kata Bobby. (rfn)